Ucapan ulang tahun untuk Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. (Foto: Twitter @kemenkesRI)

Ultah ke-56, Menkes Terawan dapat “Kado“ Hinaan dari Netizen

05 Aug 2020 19:30

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto berulang tahun hari ini, Rabu 5 Agustus 2020. Pria kelahiran Jogjakarta 1964 ini genap berusia 56 tahun.

Kabar ulang tahun menteri Kabinet Indonesia Maju ini disampaikan akun Twitter resmi Sekretariat Kabinet @setkabgoid, dan Kementerian Kesehatan @kemenkesRI.

Seolah menjadi "kado" pahit di hari ulang tahunnya kali ini, Terawan mendapat kritik dari netizen. Lewat surat yang ditandatangani Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Widyawati, yang juga diunggah di akun Twitter @kemenkesRI, ada dugaan penghinaan sang menteri dari Aqwam Fiazmi Hanifan, pemilik akun Twitter @aqfiazfan.

Aqwam mengomentari informasi yang disampaikan Al Jazeera lewat @AJEnglish soal kemampuan seekor anjing di Jerman yang mampu mendeteksi orang yang terinfeksi Covid-19 dengan tingkat akurasi mencapai 94 persen.

Dia menulis 'Anjing ini lebih berguna ketimbang Menteri Kesehatan kita'.

"Kami menilai unggahan tersebut memuat unsur penghinaan dan atau pencemaran nama baik Menteri Kesehatan dan Kementerian Kesehatan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 27 ayat (3) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik," bunyi surat tertanggal 3 Agustus 2020 yang diunggah akun @KemenkesRI.

Surat somasi yang dikeluarkan Kemenkes langsung mendapat protes masyarakat. Banyak warganet menyayangkan tindakan Kemenkes dalam menyikapi cuitan tersebut. Menurut warganet Kemenkes lebih sigap mengurusi nama baik lembaganya ketimbang penanganan virus corona di Indonesia.

Mereka pun meminta Kemenkes untuk fokus menangani pandemi virus corona (Covid-19) daripada mempermasalahkan dan mengancam para pihak yang mengkritik kinerja dalam menghadapi pandemi virus corona.

Penyanyi sekaligus artis Sherina Munaf dalam cuitannya menyayangkan langkah Kemenkes. Bagi Sherina, Kemenkes tak perlu agresif.

Setelah mendapat kritik, Kemenkes menghapus unggahan foto surat somasi kepada Aqwam. Kemenkes belum merespons terkait alasan pihaknya menghapus ungggahan tersebut.