Ular berbisa yang ditemukan balai karantina dalam paket keripik rendang. (Foto: Antara)

Ular Berbisa Mematikan Ditemukan dalam Paket Keripik Rendang

Nusantara 12 April 2019 12:28 WIB

Balai Karantina Padang wilayah kerja Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman, Sumatera Barat mengamankan seekor ular berbahaya dan berbisa yang dikirim dalam paket bertuliskan snak keripik rendang.

"Ular itu dikemas dalam kotak plastik dibalut aluminium foil dan di kemasan tertulis bahwa isi paket berisikan snack keripik rendang," kata Petugas Paramedik Veteriner Balai Karantina Padang Yendrizal di Padang, Jumat, 12 April 2019.

Ia menjelaskan kronologis pengungkapan pengiriman ular tersebut berawal dari kecurigaan petugas pada Kamis malam, 11 April 2019 terhadap kemasan kardus yang dikirim lewat salah satu jasa ekspedisi.

Awalnya petugas mendapat informasi dari aviation security yang sedang bertugas mengecek barang melalui X-ray di gudang kargo Bandara Internasional Minangkabau. 

"Setelah dibuka ternyata ditemukan ular berbisa tinggi berukuran cukup besar dari penangkapan sebelumnya, diperkirakan panjang nya sekitar 40 centimeter hingga 50 centimeter.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan identifikasi, diketahui ular tersebut termasuk dalam jenis yang sangat berbisa dan mematikan di Indonesia.

Identifikasi itu berdasarkan katalog ular asli Indonesia dan disesuaikan dengan ciri-ciri ular berdasarkan spesiesnya, warna, dan motif sisik, bentuk kepala dan ekor ular tersebut. Ular yang disita itu ialah jenis Indonesian Pit Viper trimeresur us insularis, non Appendix atau tidak dilindungi tetapi berbisa.

Akhirnya ular tersebut terpaksa ditahan karena tidak memenuhi persyaratan sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1992, yaitu tanpa dilengkapi dengan sertifikat kesehatan (health certificate) dari daerah asal, ujar Yendrizal.

Selain itu, pemilik tidak melaporkan atau menyerahkan kepada petugas karantina. (ant)

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Jan 2020 10:55 WIB

Serum Antibisa Ular di Indonesia Terbatas

Jawa Timur

Idealnya serum anti-bisa di Indonesia sifatnya monovalen

07 Oct 2019 17:58 WIB

Balai Karantina: Flu Babi Afrika Mulai Mendekati Indonesia

Nasional

Waspada, Flu babi Afrika atau African Swine Fever mulai mendekati Indonesia.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...