Ilustrasi.
Ilustrasi.

Tak Bisa Nguber Gojek dan Grab, Uber Angkat Kaki

Ngopibareng.id Teknologi dan Inovasi 10 March 2018 22:17 WIB

Uber akan menjual sebagian operasinya di Asia Tenggara kepada Grab, dan dalam prosesnya mendapat keuntungan dari aktivitas mereka.

Grab tinggal selangkah lagi akan membeli bisnis Uber di beberapa pasar Asia Tenggara dalam sebuah kontrak yang akan memberikan saham layanan pemesanan tumbangan yang berbasis di California itu kepada pesaingnya, mengutip laporan Wall Street Journal.

"Jumlah sahamnya kemungkinan sekitar 20 persen atau lebih dari 30 persen," kata sumber yang namanya tidak ingin disebut.

Analis Forrester Xiaofeng Wang mengatakan Grab memiliki pasar yang jauh lebih besar dibandingkan Uber di Asia Tenggara. Selain itu, Grab juga memahami pasar itu ketimbang Uber.

"Uber harusnya fokus di pasar yang mereka pahami dan lebih menguntungkan untuk mereka, seperti Amerika Serikat dan Eropa," kata Wang.

Sebelumnya, Uber juga melakukan langkah serupa untuk pasar di China. Pada 2016, Didi Chuxing memberi sejumlah saham kepada Uber yang ditukar dengan lini bisnis Uber di China.

Uber menghadapi persaingan sengit di Asia, tidak hanya dari Grab yang berbasis di Singapura, melainkan juga dari Ola di India, dan Didi Chuxing dari Tiongkok. (frd)

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Oct 2020 21:00 WIB

Gubernur Ganjar Naikkan UMP 2021 3,37 Persen

Nusantara

UMP Jawa Tengah tahun 2021 dipastikan naik 3,37 Persen.

30 Oct 2020 12:46 WIB

Ganjar Sambangi Rumah Isolasi Covid-19

Nusantara

Ganjar Pranowo mengunjungi lokasi isolasi Covid-19.

28 Oct 2020 22:50 WIB

Eks Napiter dan Disabilitas Rayakan Sumpah Pemuda bersama Ganjar

Nusantara

Gubernur Ganjar merayakan Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...