Pengemudi online yang sedari pagi berdemonstrasi di depan kantor perwakilan Grab di Jalan Klampis Jaya, Surabaya, berangsur membubarkan diri, Senin, 2 April 2018. (Foto: frd/ngopibareng.id)
Pengemudi online yang sedari pagi berdemonstrasi di depan kantor perwakilan Grab di Jalan Klampis Jaya, Surabaya, berangsur membubarkan diri, Senin, 2 April 2018. (Foto: frd/ngopibareng.id)

Tuntutannya Didengar Manajemen, Pengemudi Online Surabaya Bubarkan Aksi

Ngopibareng.id Surabaya 02 April 2018 17:59 WIB

Selain menuntut naiknya tarif perkilometer, ratusan driver taksi dan ojek online di Surabaya, juga meminta pihak pengembang aplikasi (Aplikator) Grab dan Go-jek menyediakan fitur tombol darurat (SOS).

Senin, 2 April 2018, pukul 16.00 WIB, para pengemudi yang sedari pagi berdemonstrasi di depan kantor perwakilan Grab di Jalan Klampis Jaya, berangsur membubarkan diri. Ini setelah pihak manajemen Grab dan Go,jek, menemui pengunjuk rasa. Arus lalin yang tersendat pun kini mulai dibuka.

Humas PDOI wilayah Jawa Timur Daniel Rorong Senin, 2 Maret 2018, mengatakan, para pengemudi online di Jatim membutuhkan tombol darurat itu. Pasalnya, tombol itu dirasa penting untuk menjamin keselamatan para pengemudi, apabila mengalami tindak-tindak kriminal dan kekerasan di perjalanan.

“Ketika teman-teman mengalami tindakan kriminalitas di jalan, mereka bisa menekan, tombol itu tersambung ke server pihak aplikator. Lalu aplikator bisa menghubungi kepolisian untuk meluncurkan aparat keamanannya ke lokasi,” kata Daniel di sela aksi, yang digelar didepan kantor Grab,Jalan Klampis Jaya, Surabaya.

Para pengemudi juga kebijakan suspend sepihak yang biasa dilakukan pihak aplikator. Hal itu menyusul banyak pengemudi yang dirugikan karena tak bisa lagi beroperasi, tanpa mengetahui penyebab atau pelanggaran yang dilakukannya.

“Ketika driver menanyakan kenapa suspend, si aplikator tidak membuka secara transparan. Suspend ini dalam artian putus mitra,” kata Daniel. (frd)

 

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Nov 2020 14:45 WIB

Banyuwangi Gandeng Flatform Online Berprotokol Kesehatan Ketat

Rek, Ojok Angel Tuturane

Flatform online ini memiliki standar protokol kesehatan yang baik.

07 Nov 2020 08:40 WIB

Nyamar jadi Driver Ojol, Kurir Sabu Diciduk Polresta Malang

Kriminalitas

Barang bukti berupa sabu seberat seperempat kilogram.

24 Oct 2020 18:13 WIB

Program J3K Gojek Terapkan 3M

Rek, Ojok Angel Tuturane

J3K untuk jaga mitra driver dan pelanggan terpapar Covid-19.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...