Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Front Rakyat Melawan Oligarki mendatangi DPRD Kota Malang, Senin, 23 September 2019. (Foto: Theo/ngopibareng.id)

Tolak RUU KUHP, Ribuan Mahasiswa Geruduk DPRD Kota Malang

Jawa Timur 23 September 2019 11:50 WIB

Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Front Rakyat Melawan Oligarki mendatangi Gedung DPRD Kota Malang, Senin, 23 September 2019. Mereka menolak RUU KUHP dan Revisi UU KPK

Selain berorasi mahasiswa juga memasang salah satu spanduk di gedung DPRD. Spanduk itu bertuliskan "Gedung ini Jadi Warung Pecel".

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Abdurrahman Sofyan mengungkapkan aksi ini adalah bentuk pengawalan dari masyarakat sipil terhadap ketidakberpihakan DPR terhadap rakyat.

"Bahwa sulit berharap kepada rezim pemerintah sekarang. Wakil rakyat sekarang sudah transaksional kapitalis untuk menghasilkan perundang-undangan yang melindungi rakyat," ujarnya.

Berdasarkan rilis, massa aksi juga menyerukan agar DPR-RI membatalkan rencana pembahasan dan pengesahan RUU KUHP, RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan dan perombakan 72 UU untuk investasi.

"Mereka juga menuntut presiden untuk segera mengeluarkan Perppu, mencabut hasil revisi UU KPK, UU SDA dan segera menghentikan izin korporasi pembakar hutan dan menyelesaikan persoalan Papua secara demokratis," katanya.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Aug 2020 14:50 WIB

160 Jasa Wisata Kota Malang Lulus Verifikasi Covid-19

Jawa Timur

Berharap banyak wisatawan berdatangan ke Kota Malang.

07 Aug 2020 14:11 WIB

Pemkot Malang Siapkan SOP Pembelajaran Tatap Muka

Pendidikan

Sudah siapkan skema pembelajaran secara tatap muka.

06 Aug 2020 20:10 WIB

Polresta Malang Fokus Pendisiplinan Masker Selama 2 Minggu

Jawa Timur

Disiplin masker untuk cegah penularan Covid-19.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...