dr. Dewi Rosa Rina (tengah) saat memberikan penjelasan tentang kesehatan mata dalam talkshow kesehatan mata yang diadakan oleh SFW 2019. (Foto: Pita/Ngopibareng.id)

Ini Tips Menjaga Mata dari Paparan Sinar Matahari

RS Mata Undaan 18 October 2019 21:31 WIB
RS Mata Undaan

Cuaca Surabaya yang sangat panas belakangan ini memang banyak dikeluhkan masyarakat Surabaya. Meski begitu cuaca panas tidak boleh menjadi penghalang Anda untuk beraktivitas di luar rumah.

Untuk beraktivitas di luar rumah dengan cuaca yang panas seperti saat ini, tentu diperlukan pelindung ekstra untuk menjaga kesehatan tubuh dari paparan sinar matahari, termasuk mata.

Dokter Dewi Rosa Rina dari Rumah Sakit Mata Undaan Surabaya (RSMU) memberikan, beberapa tips untuk menjaga kesehatan mata dari paparan sinar matahari yang menyengat saat beraktivitas di luar rumah.

1. Pakai Kacamata Anti Radiasi

Kata dokter yang akrab disapa Rina, untuk melindungi mata dari paparan sinar matahari caranya dengan memakai kacamata hitam anti radiasi.

"Kacamata hitam dengan anti radiasi akan membantu meredam paparan sinar matahari untuk mengenai mata kita. Jadi sangat diperlukan bila ingin melindungi mata dari paparan sinar radiasi," katanya dalam talkshow kesehatan mata yang diadakan Surabaya Fashion Week 2019, di Grand City Mall Surabaya, Kamis, 18 Oktober 2019.

Prinsipnya, ujar Rina, untuk menghalau paparan sinar matahari, mata harus menggunakan kacamata anti radiasi. Kalau mata minus, harus dilengkapi kacamata anti radiasi.

2. Menggunakan Pelembab Mata

"Pelembab mata bukan obat tetes mata, jadi usahakan pilih produk yang banyak mengandung pelembab," kata Rina.

Menurut Rina, idealnya pelembab mata diberikan empat kali dalam sehari. Hal ini untuk mengindari sindroma mata kering yang bisa terjadi akibat paparan sinar matahari.

Rina menambahkan, terpapar sinar matahari terlalu sering tanpa pelindung mata bisa menyebabkan beberapa penyakit mata. Seperti sindroma mata kering atau yang biasa dikenal dengan mata kering.

"Keluhan mata kering biasanya diawali dari mata merah, seperti ada yang menganjal di mata dan mata terasa cenut-cenut," kata Rina.

Selain mata kering, sering terpapar sinar matahari juga dapat menyebabkan penyakit daging tumbuh, yaitu penebalan selaput conjuctiva mata apabila terus menerus terpapar sinar matahari.

"Sinar matahari juga dapat mempercepat terjadinya katarak," katanya.

Bahaya bagi mata bila sering terpapar sinar matahari tanpa perlindungan. Maka dari itu, Rina mengimbau untuk tetap menjaga kesehatan mata dengan melindunginya dari paparan sinar matahari yang berlebihan.

"Juga jangan lupa untuk selalu memeriksakan mata secara rutin enam bulan sekali. Bagi anak-anak maupun dewasa," katanya.

Penulis : Pita Sari

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

19 Jul 2020 14:55 WIB

Mengintip, Kecangihan Alat Pemeriksaan Mata di RSMU

RS Mata Undaan

Dijamin selalu ada solusi atas masalah mata yang dialami pasien

01 Jul 2020 15:58 WIB

Efek Buruk, Asap Rokok Picu Penyakit Katarak

RS Mata Undaan

Efek buruk asap rokok untuk kesehatan mata.

18 Jun 2020 22:32 WIB

Mata Minus Bisa Kembali Setelah Operasi Lasik, Ini Kata Dokter

RS Mata Undaan

Tidak benar bahwa setelah operasi Lasik mata minus muncul lagi.

Terbaru

Lihat semua
14 Aug 2020 05:00 WIB

Populer Saat Covid-19, Ini Penjelasan Resesi

Ekonomi dan Bisnis
14 Aug 2020 04:56 WIB

Singkirkan Atletico Madrid, RB Leipzig Cetak Sejarah

Liga Champions
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...