Ada beberapa tips dari Xtoredy agar gowes di jalan aman dan selamat._(Foto: Dewo Pratomo)
Ada beberapa tips dari Xtoredy agar gowes di jalan aman dan selamat._(Foto: Dewo Pratomo)

Tips Gowes Aman dan Selamat

Ngopibareng.id Gowes Bareng 05 November 2020 12:00 WIB

Semakin banyak cyclist semakin asyik. Gowes jadi lebih seru. Industri sepeda jadi makin ramai, perputaran uang di sana melimpah. Di tengah pandemi covid ini, memang banyak cyclist baru bermunculan. Mereka menyebut dirinya “atlit corona”. Hahaha…

Sebutan apapun itu, semua cyclist wajib memperhatikan hal ini ketika gowes. Utamanya ketika gowes di jalan raya dan berpeloton. Apa saja? Xtoredy, cycling enthusiast yang aktif triathlon dan suka gowes gravel ini berbagi tips gowes aman dan selamat.

Xtoredy cyclist enthusiast dari  Jakarta Foto IstimewaXtoredy, cyclist enthusiast dari Jakarta. (Foto: Istimewa)

1. Kenali wilayah gowes 
Sebelum gowes, sebaiknya Anda mengenali ada halangan-halangan apa saja yang sekiranya bahaya. Misal ada perbaikan jalan, ada pohon roboh, atau ada galian. Bisa juga ada pembangunan rumah yang terkadang material bahan bangunan memakan badan jalan.

2. Sadar akan spesifikasi sepeda 
Paham akan spesifikasi sepeda penting terutama ukuran ban. Karena sepeda dengan ban ukuran 23-25 mm rawan bocor. Sebisa mungkin hindari lubang. Atau bila harus melewatinya, usahakan kurangi kecepatan dan melewatinya sepelan mungkin.

3. Jangan mengerem mendadak
Saat berada di kecepatan tinggi dan tidak sempat menghindari lubang, sebisa mungkin jangan mengerem mendadak. Karena akan membahayakan diri sendiri atau cyclist di belakang. Berilah tanda atau teriak apabila akan mengerem atau manuver mendadak menghindari lubang. Teriakan ini sekaligus memberitahu cyclist belakang kita.

4. Pandangan fokus
Fokus pandangan 2-5 meter ke depan. Atau melampaui dua atau tiga sepeda di depan kita. Gunanya agar kita tahu kondisi jalan di depan kita. Jadi bisa bersiap menghindarinya. Dan memberitahu cyclist belakang kita.

Posisikan kedua tangan selalu di handlebar Foto XtoredyPosisikan kedua tangan selalu di handlebar. (Foto: Xtoredy)

5. Posisikan kedua tangan selalu di handlebar.
Pilihlah posisi yang aman dan nyaman. Terutama posisi yang sigap meraih tuas rem dan melakukan manuver belok. Jangan lepas kedua tangan dari handlebar terutama saat berpeloton. Karena sangat bahaya apabila ada kerikil kecil saja bisa membuat roda depan membelok seketika tak terkendali.

6. Beri sinyal tangan
Berilah sinyal tangan apabila ada halangan di depan kepada cyclist belakang. Selain menguntungkan cyclist belakang kita, hal ini juga menjaga konsentrasi kita di jalan raya.

7. Bunyikan bel atau bersuaralah agak keras
Membunyikan bel atau bersuara dengan agak keras tapi sopan, tujuannya agar pengendara lain tahu keberadaan kita. Sebaiknya tidak berteriak kasar apalagi mengeluarkan kata-kata tidak sopan.

Ban sepeda yang bisa nyangkut di selasela lubang penutug goronggorong Foto XtoredyBan sepeda yang bisa nyangkut di sela-sela lubang penutug gorong-gorong. (Foto: Xtoredy)

8. Apabila bertemu dengan penutup gorong-gorong/got kurangilah kecepatan 

Saat gowes, apabila menemukan penutup gorong-gorong/got kurangilah kecepatan. Lihatlah konstruksinya. Apakah vertikal atau horisontal. Apabila vertikal ini sangat bahaya untuk road bike. Karena ban road bike bisa masuk ke sela-selanya dan mengakibatkan cyclist jatuh terjungkal ke depan. (bisa dilihat di video di bawah ini).

9. Perhatikan sambungan jalan
Apabila melewati jalan raya yang dari beton. Maka perhatikan sambungan beton yang kerap menganga lebar. Hati-hati karena ban road bike bisa masuk ke sambungan jalan ini dan membuat kita jatuh.

Ilustrasi sambungan beton yang menganga lebar Sambungan ini membahayakan saat gowes Foto XtoredyIlustrasi sambungan beton yang menganga lebar. Sambungan ini membahayakan saat gowes. (Foto: Xtoredy)

“Terpenting adalah berdoa sebelum gowes agar perjalanan kita aman dan selamat sampai ke tujuan dan kembali pulang ke rumah,” bilang pemilik akun instagram @xtoredy yang berdomisili dari Jakarta ini. 

Penulis : Yudy Hananta

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

02 Mar 2021 23:05 WIB

Menlu ASEAN Desak Myanmar Bebaskan Aung San Suu Kyi

Internasional

Disampaikan setelah malekukan pembicaraan melalui video call.

02 Mar 2021 22:37 WIB

Terduga Teroris, Warga Tambak Rejo Kediri Ditangkap Densus 88

Jawa Timur

Baru pindah menempati rumah baru , terduga teroris ditangkap dikediri

02 Mar 2021 22:35 WIB

10 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia

Nasional

Digunakan untuk vaksinasi gelombang ketiga.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...