Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana di ruang kerjanya. (Foto: Alief/ngopibareng.id)

Pemkot Surabaya Minta Warga Belanja ke Tetangga

Surabaya 29 May 2020 02:04 WIB

Untuk meningkatkan perputaran ekonomi di tengah pandemi. Pasca Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Pemerintah Kota Surabaya meminta warga untuk melakukan gerakan gotong-royong ekonomi, yakni dengan berbelanja dan memberdayakan ekonomi warga di lingkungan tempat mereka tinggal.

Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan, gerakan gotong-royong ekonomi itu dilakukan untuk mendorong berjalannya kegiatan perputaran uang, khususnya di lingkungan pedagang terendah.

Tujuannya, agar selama pandemi pedagang kecil tidak terlalu kesulitan untuk menjual barang dagangannya. Selain itu, kegiatan gotong-royong ekonomi berbelanja ke tetangga juga salah satu langkah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan protokol kesehatan Covid-19 di tingkat terendah.

“Jadi, bentuknya itu salah satunya misal dengan membeli kebutuhan bahan pokok, beli galon, gas elpiji, pulsa atau servis kendaraan di tetangga kanan-kiri kita yang punya usaha itu. Itu kan juga melakukan protokol kesehatan, jadi kita tidak perlu keluar dari lingkungan tempat tinggal. Tapi kebutuhan tetap bisa terpenuhi,” kata Whisnu kepada Ngopibareng.id, Kamis 28 Mei 2020 di Balaikota Surabaya.

Whisnu mengatakan, kegiatan gotong-royong ekonomi ini sangat efektif dan baik untuk dilakukan. Menurutnya, selama pandemi roda perputaran uang bisa berjalan dari masyarakat kembali kemasyarakatan sendiri. Ini menjadi langkah untuk membantu warga terdampak. Selain itu juga meminimalisir pelanggaran PSBB jilid III di Kota Surabaya.

Ia mengatakan, penerapan gotong-royong ekonomi itu bisa efektif jika pengurus RT/RW terlibat aktif, terlebih dalam mendata dan mempromosikan usaha warga di lingkungan mereka. Sehingga semua warga di lingkungan itu mengetahui usaha tetangganya.

“RT/RW bisa mendata kan ya. Ini punya usaha apa, itu usaha apa. Nanti tinggal disosialisasikan ke warga yang lain. Akhirnya pada tahu, dan tidak perlu keluar rumah terlalu jauh untuk berbelanja,” katanya.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Jul 2020 05:30 WIB

Muhammadiyah Salurkan Bantuan Bagi Pengungsi Rohingya di Aceh

Khazanah

Wujudkan Ta'awun Universal

05 Jul 2020 02:28 WIB

Belajar Dulu Baca Al-Quran kepada Ahlinya, Sebelum Jadi Ustadz

Islam Sehari-hari

(Sebuah Catatan untuk Felix Siauw)

05 Jul 2020 01:59 WIB

Mina Vs Jimin AOA, Korban Bully Selama 10 Tahun

ngopiK-pop

Mina mengaku jadi korban bully rekannya, Jimin di girl group AOA.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...