Buah timun suri, menjadi buruan masyarakat Jakarta untuk berbuka puasa. Segar dan menyehatkan. (Foto: Asmanu/Ngopibareng.id)

Timun Suri, Teman Berbuka Puasa yang Selalu Dicari

Human Interest 01 May 2020 05:42 WIB

Saat berbuka puasa ada takjil. Yakni berupa makanan ringan atau minuman disajikan untuk membatalkan puasa, bila sudah waktunya.

Salah satu bahan untuk takjil yang sering diburu, terutama oleh masyarakat Jakarta adalah buah timun suri. Buah ini diolah menjadi minuman es yang menyegarkan.

Membuat es timun suri ini caranya juga mudah. Daging buah timun bagian dalam dikerok dengan sendok. Kemudian dimasukkan dalam gelas diberi es batu secukupnya, ditambah sirup sebagai pemanis. Lalu dihidangkan untuk berbuka...

Dari segi bentuk, timun suri mirip dengan timun yang lonjong. Namun dalam hal aroma ia lebih dekat kepada melon yang mengeluarkan aroma manis ketika sudah matang.

Sementara dari segi tekstur, daging buah timun suri lebih halus dari timun maupun melon.

Saat bulan puasa, banyak penjual buah berwarna kuning keemasan ini bermunculan di berbagai tempat. Mulai dari toko buah, pasar hingga pinggir jalan.

Femonema ini terjadi karena permintaan terhadap buah timun suri melonjak tajam selama bulan Ramadhan.

Konsumsi minuman jenis buah tersebut selama bulan puasa, rasa-rasanya sudah menjadi budaya di daerah Jakarta. Sementara di daerah lain seperti Surabaya, timun suri hampir tidak pernah ditemukan.

Meski harganya terjangkau bagi semua kalangan, manfaat timun suri untuk kesehatan juga ternyata tidak bisa diremehkan. Di samping penghapus dahaga setelah seharian berpuasa.

Buah timun suri terbukti memiliki efek dapat menyegarkan tubuh. Sebab kandungan air dalam timun buah memang tergolong tinggi.

Pemilik Toko Buah Asep, di kawasan Kemanggisan, Jakarta bernama Karsa, mengatakan timun suri ini adanya cuma setahun sekali, yakni pada bulan Ramadhan. Di luar bulan itu, jarang ditemukan.

Menurut informasi yang ia peroleh, timun suri ini dihasilkan dari petani di daerah Kuningan Jawa Barat.

"Kalau saya mengabil dari grosir buah di Keramat Jati, Jakarta Timur," kata Karsa, Kamis 30 April 2020.

Harga timun suri sekarang lebih mahal. "Kalau tahun lalu Rp5.000/kg, sekarang Rp8.000/kg," ujar Karsa.

Meskipun harganya naik timun suri tetap diburu untuk persiapan buka puasa.

Kata Karsa, selain untuk menghilangkan dahaga kalau mengonsumsi timun suri setelah seharian beraktivitas atau berpuasa dapat menggantikan dengan cepat elektrolit yang hilang.

Manfaat lain adalah kemampuannya menjaga sistem kekebalan tubuh berjalan baik. Hal ini dikarenakan timun suri memiliki kandungan vitamin A, vitamin B, vitamin C, magnesium, kalium, mangan, silica, dan antioksidan tinggi.

Antioksidan ini bisa membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh bisa terhindar dari berbagai macam penyakit.

Ketika berpuasa, masalah yang sering dialami adalah sistem pencernaan yang tidak lancar sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Hal ini dikarenakan tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama satu hari penuh.

Cara mengatisi cobalah untuk mendapatkan manfaat timun suri. Sebab, timun suri dipercaya mampu melancarkan pencernaan. Hal ini dikarenakan timun suri mengandung air dan serat yang dipercaya cukup baik untuk pencernaan.

"Cerita ini saya dengar dari langganan saya seorang ahli gizi," tutur Karsa.

Penulis : Asmanu Sudharso

Editor : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

18 Sep 2020 15:25 WIB

Kru Helikopter PT NUH Selamat, Sayang Belum Berhasil Dievakuasi

Timur Indonesia

Tim gabungan belum berhasil mengevakuasi kru karena faktor cuaca.

18 Sep 2020 15:10 WIB

Bupati Pasuruan Launching Tim Covid Hunter

Ngopibareng Pasuruan

Pemerintah akan menindak tegas pelanggar protokol kesehatan.

18 Sep 2020 14:59 WIB

Ganjar Minta Penderita Hipertensi Bertahan di Rumah

Nusantara

Hipertensi menjadi penyumbang kematian terbesar.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...