Tiga Korban Perahu Miring Dirujuk ke Bali

Ngopibareng.id Jawa Timur 09 March 2018 10:38 WIB

Tiga korban selamat dalam musibah perahu miring di perairan sebelah barat Pulau Saredeng Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dirujuk ke salah satu rumah sakit di Bali.

"Informasi sementara yang kami terima memang seperti itu. Mereka yang dirujuk tersebut sempat menjalani perawatan medis di Puskesmas Sapeken," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukid di Sumenep, Jumat.

Polisi juga belum mengetahui rumah sakit di Bali yang menjadi rujukan perawatan tiga korban perahu miring itu.

Informasinya, tiga korban yang dirujuk ke salah satu rumah sakit di Bali tersebut merupakan satu keluarga atau memiliki ikatan kekeluargaan.

Sementara, enam korban lainnya masih di Puskesmas Sapeken dan tiga korban sudah diperkenankan pulang.

Pada Kamis,  8 Maret kemarin sekitar pukul 14.45 WIB, Perahu "Kota Baru" yang mengangkut 33 penumpang mengalami kemiringan ke sisi kiri ketika berada di perairan sebelah barat Pulau Saredeng Besar, Sapeken, dan mengakibatkan sebagian penumpangnya tercebur.

Perahu nahas tersebut bertolak dari dermaga di Desa Sapeken pada pukul 14.15 WIB dengan tujuan Desa Tanjung Kiaok, Sapeken.

Data per Jumat pagi ini, satu penumpang meninggal dunia akibat musibah tersebut, 28 penumpang dan pemilik perahu selamat, dan empat penumpang belum ditemukan.

Sapeken adalah salah satu kecamatan di Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang berada di wilayah kepulauan dan memiliki banyak pulau.

Dalam kondisi cuaca kondusif, perjalanan laut dari Pelabuhan Kalianget, salah satu pelabuhan di kecamatan daratan di Sumenep, ke Sapeken dengan menggunakan kapal motor penumpang reguler membutuhkan waktu sekitar 12 jam.

Sementara perjalanan laut dari Sapeken ke Bali (Buleleng) dengan menggunakan perahu atau kapal kayu membutuhkan waktu sekitar 8 jam.

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Oct 2020 14:45 WIB

5 Fakta Cinta Terlarang Kakak-Adik di Sumenep hingga Buang Bayi

Jawa Timur

Saudara tiri ini terlibat cinta terlarang hingga hamil, lalu bayi dibuang.

11 Oct 2020 08:45 WIB

Listrik Padam Karena Layangan, PLN Ingatkan Ancaman Pidana

Jawa Timur

Listrik di wilayah Madura padam akibat layang-layang.

21 Sep 2020 09:14 WIB

Lima WNI Meninggal Dunia, Gunakan Perahu Masuk Malaysia

Internasional

Kabar duka di tengah pandemi Covid-19

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...