Ketua KPU RI Arief Budiman. (Foto: hrs/ngopibareng.id)
Ketua KPU RI Arief Budiman. (Foto: hrs/ngopibareng.id)

Tiga Calon Kepala Daerah di Jatim Terancam Tak Bisa Mencoblos

Ngopibareng.id Politik 30 March 2018 17:05 WIB

Tiga calon kepala daerah di Jawa Timur berstatus tersangka yang terjerat kasus di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terancam tak bisa mencoblos pada hari pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak, 27 Juni 2018 mendatang.

"Kalau saat hari H yang bersangkutan berada di luar wilayah maka tidak bisa (mencoblos)," ujar Ketua KPU RI Arief Budiman ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat, 30 Maret 2018.

Tiga calon kepala daerah berstatus tersangka dan saat ini sedang menjalani masa tahanan, masing-masing Bupati Jombang Nyono Suharli yang tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Calon bupati petahana yang juga pernah menjabat Ketua DPD Golkar Jatim itu ditangkap lantaran diduga menerima sejumlah uang suap terkait perizinan penempatan jabatan di Pemkab Jombang.

Berikutnya, Calon Wali Kota Malang yang juga petahana, Mochammad Anton, yang saat ini ditahan di Rutan Cabang Guntur karena diduga terlibat kasus suap terkait pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015.

Satu lagi adalah Ya`qud Ananda Gudban juga calon Wali Kota Malang yang ditetapkan sebagai tersangka bersamaan dengan 18 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang akibat kasus yang sama dengan penahanan Mochammad Anton.

Menurut Arief Budiman, pihaknya juga masih akan melihat aturan dan regulasi lebih teknis untuk menentukan diperbolehkan atau tidaknya ketiga calon kepala daerah tersebut menggunakan hak pilihnya.

"Yang jelas, dilihat dulu ke depannya seperti apa, jika masih ditahan maka akan dilihat lagi aturannya secara pasti," ucap mantan komisioner KPU Provinsi Jawa Timur itu.

Kendati demikian, untuk masa kampanye saat ini ketiganya masih tetap diperbolehkan mengikuti Pilkada Jatim dan pencalonannya tidak dibatalkan sesuai dengan regulasi.

"Tetap bisa jalan terus karena regulasinya mengatur demikian. Walaupun berstatus tersangka tapi pasangan calon masih bisa `running`. Seperti yang terjadi di Jombang," katanya. (ant)

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Nov 2020 18:05 WIB

Resesi, Pemerintah Optimis Ekonomi Membaik di Akhir Tahun

Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah gelontor stimulus ekonomi di qwartal empat.

05 Nov 2020 16:06 WIB

Belanja Pemerintah Efektif Dongkrak Sektor Konsumsi dan Investasi

Ekonomi dan Bisnis

Berdasarkan perbandingan pertumbuhan ekonomi kuartal per kuartal.

02 Nov 2020 00:15 WIB

AS Perpanjang Fasilitas GSP, Peluang UMKM dan Serap Tenaga Kerja

Ekonomi dan Bisnis

Amerika Serikat telah membebaskan tarif bea masuk barang dari Inonesia.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...