Poster film The Man Standing Next jadi perwakilan Korea Selatan di ajang Academy Awards ke-93 atau Oscar 2021 untuk kategori Film Panjang Internasional Terbaik. (Foto: KOFIC)
Poster film The Man Standing Next jadi perwakilan Korea Selatan di ajang Academy Awards ke-93 atau Oscar 2021 untuk kategori Film Panjang Internasional Terbaik. (Foto: KOFIC)

The Man Standing Next Jadi Perwakilan Korea di Oscar 2021

Ngopibareng.id Film 24 October 2020 00:13 WIB

Korea Selatan kembali punya jagoan di ajang penghargaan Academy Awards ke-93 atau Oscar 2021. Setelah kemenangan besar film Parasite, kini The Man Standing Next resmi dipilih Dewan Perfilman Korea (KOFIC).

Film thriller politik yang menggambarkan kekuasaan itu sebagai perwakilan Korsel untuk kategori Film Panjang Internasional Terbaik. Ajang Academy Awards ke-93 sendiri saat ini dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2021.

The Man Standing Next merupakan film yang mengadaptasi cerita pembunuhan Jenderal Park Chung-hee pada 1979. Film itu dibintangi sederet aktor ternama, mulai dari Lee Byung-hun, Kwak Dong-won, Lee Sung-min, serta Lee Hee-joon.

"Lee Byung-hun yang telah diakui di AS memberikan penampilan amat bagus dalam film tersebut. The Man Standing Next adalah film menarik yang menampilkan sisi gelap dari sejarah Korea Selatan yang kini dikenal dengan pertumbuhan ekonominya yang fenomenal," tulis KOFIC dalam keterangan tertulis yang dikutip Korea Herald.

Film ini tayang perdana di Korea Selatan pada 22 Januari 2020. Film tersebut menempati posisi pertama box office Korea sepanjang tahun ini dengan penjualan lebih dari 4,75 juta tiket di 1.659 layar. Film arahan sutradara Woo Min-ho tersebut juga menjadi yang terakhir mendapatkan lebih dari 4 juta penonton sebelum pandemi Covid-19 melanda.

Sinopsis The Man Standing Next, Intrik Politik Intel Korea

The Man Standing Next bermula ketika Korea sepenuhnya dikontrol oleh Presiden Park (Lee Sung-min) pada tahun 1970-an. Presiden Park adalah otak sekaligus pemegang kendali penuh atas Badan Intelijen Korea (KCIA). Hal itu membuat Kepala Badan Intelijen Korea (KCIA) Kim Gyu-pyeong (Lee Byung-hun) berada di posisi kedua tertinggi kepemimpinan Korea.

Ketegangan politik yang meningkat menyebabkan Kim Gyu-pyeong membunuh Presiden Park. Namun, 40 hari sebelum pembunuhan itu terjadi, tepatnya di tengah situasi kritis yang terjadi di tingkat pemimpin, Park Yong-gak (Kwak Do-won) memberikan kesaksian penting dalam persidangan di Amerika Serikat.

Park Yong-gak merupakan mantan Kepala KCIA yang benar-benar mengetahui seluruh rahasia negara dan operasi militer Korea. Suatu saat, ia diasingkan lembaganya ke Amerika Serikat, tempat penyelidikan 'Koreagate' sedang berlangsung.

Dalam persidangan, Park Yong-gak bersaksi mengenai hal-hal melawan Korea Selatan. Kesaksian tersebut membuat Kim Gyu-pyeong dan Kwang Sang-cheon (Lee Hee-joon) menyusun rencana untuk mencegah hal itu terjadi.

The Man Standing Next diadaptasi dari novel non-fiksi bertajuk Chief of Namsan karya Kim Choong-sik. Tulisan itu tayang di koran Dong-A Ilbo Korea pada 1990-1992, menceritakan kisah nyata dari Kepala KCIA Kim Hyong-uk dan kepergiannya.

Kisah politik bukan hal baru bagi Lee Byung-hun. Ia membintangi sejumlah drama dan film bertemakan politik seperti Ashfall, Joint Security Area, Inside Men, dan Mr. Sunshine. Serupa, Kwak Do-won juga kerap membintangi film populer di Korea seperti Mother, The Yellow Sea, Tazza: Hidden Card, The Wailing, dan Asura: The City of Madness.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Nov 2020 09:20 WIB

Liburkan Tim, Madura United Tunggu Jaminan Kepastian Liga

Liga Indonesia

Meski PSSI dan LIB sudah mengummkan liga digelar Februari.

27 Nov 2020 09:07 WIB

Meski dari Habaib, Para Wali Sembunyikan Marga

As’ad Said Ali

Salam Ukhuwah untuk Para Habaib

27 Nov 2020 08:45 WIB

Drumer Protonema, Didiet Nugraha Meninggal

Tokoh

Dikabarkan oleh Ari Lasso.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...