EKONOMI: Kegiatan PP Muhammadiyah mengembangkan perekonomian umat. (foto: ist)
EKONOMI: Kegiatan PP Muhammadiyah mengembangkan perekonomian umat. (foto: ist)

Terus Kembangkan Ekonomi Umat, Begini Komitmen Muhammadiyah

Ngopibareng.id Khazanah 09 May 2018 14:40 WIB
“BTM berdiri berdasarkan inisiasi dari bawah, agar berjalan dengan masif dan edukatif, harus dibarengi dengan sosialisasi tentang BTM ke akar rumput Muhammadiyah. Sehingga ke depan akan mendorong dan merangsang berdirinya BTM-BTM di jaringan Muhammadiyah". - Bendahara Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Marpuji Ali

Muhammadiyah mendorong tiap daerah untuk mendirikan Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM). Dengan adanya BTM di tiap-tiap daerah, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang sangat besar bagi pengembangan ekonomi Muhammadiyah dan umat Islam.

Demikian pernyataan Bendahara Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Marpuji Ali, dalam keterangan diteirma ngopibareng.id, Rabu (9/5/2018).Keberadaan BTM, lanjut Marpuji, berbeda dengan keberadaan lembaga perbankan atau lembaga keuangan lainya.

“BTM berdiri berdasarkan inisiasi dari bawah, agar  berjalan dengan masif dan edukatif, harus dibarengi dengan sosialisasi tentang BTM ke akar rumput Muhammadiyah. Sehingga ke depan akan mendorong dan merangsang berdirinya BTM-BTM di jaringan Muhammadiyah," paparnya.

Menurut Marpuji, BTM yang telah tersebar di beberapa daerah dan sudah banyak memberikan kontribusi merupakan bukti bahwa BTM menjadi sebuah lembaga keuangan yang mandiri. “Untuk menata kemandirian sebuah lembaga keuangan, pengembangan kualitas  sumber daya insani (SDI)  BTM harus ditingkatkan terus menerus, misalnya melalui diklat - diklat dan sertifikasi terhadap pengelola manajemen,” ujarnya.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan  “Konsolidasi Nasional Lembaga Keuangan Mikro” pada Senin (7/5).  Demikian itu pula disampaikan Marpuji Ali, dalam kata sambutannya.

Sementara Ketua Induk BTM, Achmad Suud dalam keterangannya, mengucapkan terima kasih kepada PP Muhammadiyah yang selama ini telah mendukung pengembangan BTM. Diakui oleh Suud, meskipun infrastruktur  BTM telah terbentuk Induk,  sekunder dan primer namun dalam kenyataanya keberadaan BTM belum mampu digunakan bagi warga Muhammadiyah secara maksimal, khususnya amal - amal usaha Muhammadiyah untuk menempatkan dana - dananya di BTM.

“Dengan demikian, peluang BTM yang sangat besar untuk berkembang jadi sedikit terhambat. Maka dari itu kami berharap dalam konsolidasi nasional ini ada upaya bagi PP Muhammadiyah untuk menginstruksikan sinergisitas antara BTM dengan AUM-AUM seperti Rumah Sakit dan Perguruan Tingi Muhammadiyah,"terangnya.

Suud menyakini jika suatu saat nanti terjadi sinergisitas antara BTM dan AUM, akan mendorong tumbuhnya pilar ketiga Muhammadiyah yakni ekonomi yang merupakan amanah dari Muktamar di Makassar. (adi)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Nov 2020 23:18 WIB

Buya Syafii: Keadilan Itu Pokok Tauhid di Muka Bumi

Khazanah

Raih Penghargaan People Of The Year 2020

27 Nov 2020 02:57 WIB

Lulusan DV-UMM Kerja di Jepang, Bukti Pendidikan Vokasi Penting

Pendidikan

Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud menilai pendidikan vokasi penting.

25 Nov 2020 17:15 WIB

Ekonomi di Kota Malang Lesu, Inflasi Akhir Tahun Sebesar 1 Persen

Ekonomi dan Bisnis

Idealnya angka inflasi sekitar 2 sampai 4 persen.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...