Unair Bantah Penyebar Konten Pornografi adalah Mahasiswanya

07 Dec 2018 15:13 Surabaya

Juru bicara Universitas Airlangga membantah jika salah satu mahasiswa program strata duanya (S2) di kampusnya, menjadi tersangka kasus penyebaran konten pornografi. Suko Widodo mengatakan, jika tersangka MYA bukanlah mahasiswa Magister Ilmu Hubungan Internasional di kampusnya.

"Yang bersangkutan bukan mahasiswa HI atau hubungan internasional sebagaimana awal diduga dan tersebar di berbagai media.Tapi yang bersangkutan merupakan masih calon mahasiswa Magister IH atau Ilmu Hukum," ujar Suko di Mapolda Jatim, 7 Desember 2018.

Juru bicara Universitas Airlangga Suko Widodo bersama dengan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera saat memberikan keterangan kepada wartawan Foto Roesdanngopibarengid
Juru bicara Universitas Airlangga, Suko Widodo bersama dengan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: Roesdan/ngopibareng.id)

Suko juga menambahkan MYA memang sarjana lulusan S1 Ilmu Hukum di Unair. Dia masuk kuliah pada 2014 lalu dan telah lulus pada Maret 2018 kemarin.

"S1nya memang juga Fakultas Hukum Unair, dia angkatan 2014, lulus Maret 2018 yang lalu, tapi yang perlu dicatat adalah dia sekarang statusnya bukan mahasiswa tapi baru calon mahasiswa S2," tambah Suko.

Akibat perbuatannya ini, MYA gagal menjadi mahasiswa pascasarjana jurusan Hukum Internasional di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Padahal pria ini sebenarnya sudah diterima menjadi calon mahasiswa baru pascasarjana di Unair Surabaya.

Bahkan rencananya Februari 2019 mendatang akan dikukuhkan sebagai mahasiswa. Namun karena terjerat kasus akhirnya gugur. 

Menurut Suko, perbuatan melanggar hukum yang dilakukan Yusuf merupakan tindakan pribadi, tidak ada kaitannya dengan kampus. Pihaknya juga memberikan apresiasi terhadap Polda Jatim yang telah berhasil mengungkap kasus tersebut.

MYA warga Gresik dibekuk Polda Jatim. Dia dibekuk karena pemuda ini mengunggah video dan foto telanjang enam wanita, yang merupakan mantan pacarnya. Video dan foto porno tersebut diupload di situs porno. (ocn)

Reporter/Penulis : Roesdan Suriansyah
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini