Tersangka Gus Akbar Mengaku Aksinya Dibantu Jin Lumpur Lapindo

17 Oct 2018 18:08 Kriminalitas

Tersangka kasus penipuan penggandaan uang, Fahrul alias Gus Akbar (22) kepada penyidik mengaku dalam operasinya mencari korban dibantu oleh jin-jin.

Wakil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, AKBP Juda Nusa Putra mengatakan bahwa pengakuan tersangka jin yang diakuinya itu akan merasuki korban selama 6 bulan. Kemudian karena bisikan jinnya, korban rela memberikan semua harta bendanya.

"Pengakuan tersangka, jin yang dimilikinya ini merasuki korban-korban selama 6 bulan hingga sampai korban memberikan uang sampai Rp 500 juta. Bahkan sampai mobilnya pun diserahkan," ujar AKBP Juda Nusa Putra saat konferensi pers di Mapolda Jatim, 17 Oktober 2018.

Kata Juda, memang ini di luar akal sehat. Para korban itu memang mengaku tak sadar ketika melihat uang palsu seperti uang asli.

"Ini sudah disirap atau dirasuki oleh jinnya Gus Akbar ini. Akunya ada dua jin. Memang ini di luar akal sehat kita, tapi faktanya korban-korban ini melihat uang palsu tersebut sebagai uang asli," ungkap Juda.

Juda menambahkan kasus ini memang di luar akal sehat, karena melibatkan jin. Dari pengakuan korban, mereka melihat uang palsu itu seperti uang asli.

Dari pengakuan tersangka bahwa ide ini diperoleh dari bisikan enam jin jahat. Dia mengaku bertemu dengan dua jin 1 tahun yang lalu di daerah lumpur Lapindo, Porong, Sidoarjo.

"Dari prewangan saya ada enam yang jahat, yang dua baik bisa mengobati orang," ujar Gus Akbar.

Menurut Gus akbar, dua jin yang bisa mengobati ini disebut jin putih alias jin baik, karena membantu dirinya mengobati orang.

"Sejak SD jin itu ikut saya. Bisa menyembuhkan segala penyakit, stroke, jantung, katarak, sampai orang kena santet, dengan cara kasih air putih," ujarnya.

Saat ini polisi masih mencari korban-korban lainnya, karena para korban yang menjadi saksi ini mengaku tidak sadar saat mengajak temannya yang lain. (ocn)

Penulis : Roesdan Suriansyah
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini