Polda Jawa Timur saat gelar perkara kasus narkoba. (Foto: Istimewa)

Wabah Corona Masih Sempat Jualan 20 Kg Tembakau Gorilla

Kriminalitas 01 April 2020 16:50 WIB

Aparat Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur terus melakukan pengembangan kasus penjualan narkoba jenis tembakau gorilla yang berhasil diungkap sebelumnya. Dari hasil pengembangan diketahui bahwa para tersangka sudah cukup sering menjual narkoba yang termasuk jenis baru itu dengan jumlah yang besar.

“Kalau biasanya tersangka dalam waktu 1 bulan itu bisa menjual 20 kg,” kata Wakil Direktur Ditresnarkoba Polda Jatim, AKBP Nasriadi, Rabu 1 April 2020.

Tiga tersangka yakni Fiqih Puja Mahendra, Silmi Rahman Ghani dan Norris Laksana Ramadhan. Dari 40 kg tembakau gorilla yang dimiliki, mereka menjual tiap 5 gram tembakau seharga Rp 300.000.

AKBP Nasriadi menjelaskan, tiga orang tersangka yang ditahan saat ini adalah kurir bukan merupakan peracik. Hanya tersangka Silmi saja yang mengenal peracik dan tengah dalam pencarian tim penyidik karena diketahui berproduksi di Cimahi, Jawa Barat.

“Mereka ini itu ada yang sebagai kurir dan ada yang sebagai penjual tapi bukan penjual. Mereka cuma ngambil barang jadi siap pakai, mereka bukus sendiri terus mereka jual secara online minimal pembelian 5 gram,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nasriadi mengatakan hanya tersangka Silmi saja yang mengenal dengan seorang berinisial T yang merupakan produsen tembakau gorilla. Kemudian, mereka berkomunikasi hanya saja barang tersebut diambil Silmi dkk tanpa bertemu langsung dengan produsen.

Setelah itu, baru mereka menjual barang tersebut baik secara online maupun komunikasi lainnya baru mereka kirim secara langsung. Dari pengakuan tersangka, mereka telah melancarkan aksinya di hampir seluruh wilayah Jawa, Bali dan Kalimantan.

“Untuk kurirnya (Norris) sekali berangkat aja dapat Rp2 juta hingga Rp3 juta untuk berangkat dan pergi,” ungkapnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Polda Jatim menangkap tiga tersangka di kantor jasa ekspedisi barang JNE di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Saat itu ketiga tersangka berencana mengambil barang yang dikirim oleh produsen di Cimahi.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal 112 ayat 2 dan pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

08 Aug 2020 05:13 WIB

Menang 2-1 atas Lyon, Juventus Tetap Tersingkir

Liga Champions

Mereka kalah agresivitas gol di kandang lawan.

08 Aug 2020 04:39 WIB

Sisihkan Madrid, Man City Melaju ke Perempat Final Liga Champions

Liga Champions

Manchester City kembali meraih kemenangan 2-1 pada leg kedua ini

08 Aug 2020 00:43 WIB

Instagram Reels ala TikTok

Teknologi dan Inovasi

Instagram Reels rilis di 50 negara, kecuali Indonesia.

Terbaru

Lihat semua
08 Aug 2020 00:43 WIB

Instagram Reels ala TikTok

Teknologi dan Inovasi
08 Aug 2020 00:23 WIB

Hoak Video Ledakan Rudal di Beirut

Internasional
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...