Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto memperlihatkan barang bukti serbuk bahan peledak saat rilis perkembangan penangkapan terduga teroris di kampus Universitas Riau. Polri menetapkan satu orang tersangka yang terkait kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) berinisial MMZ dari tiga orang yang ditangkap dengan mengamankan sejumlah bom untuk diledakkan di gedung DPR RI dan DPRD, serbuk bahan bom dan busur panah. (Foto: Antara)

Terduga Teroris Unri Adalah Satu Organisasi Dengan Bomber Surabaya

Nasional 04 June 2018 17:59 WIB

Muhammad Nur Zamzam alias Zamzam alias Jack 32, tersangka teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Fakultas Fisipol Universitas Riau, Pekanbaru, Riau, Sabtu (2/6), berafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daullah (JAD), kata seorang pejabat Polri.

"Mereka ini sama dengan kelompok penyerang di Mapolda Riau, sama-sama jaringan JAD," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 04 Juni 2018.

Menurut dia, Densus 88 masih mendalami peran tersangka dalam rencana penyerangan gedung DPR RI dan DPRD Riau. Selain itu juga ditelusuri aliran dana yang masuk ke rekening pelaku. "Kasus masih didalami, masih ditelusuri aliran dana pelaku," katanya.

Sebelumnya Densus 88 menangkap Zamzam di Universitas Riau, setelah Densus 88 menggeledah dan menemukan bom rakitan di gedung Fakultas Fisipol Unri, Pekanbaru, Riau.

Keempat bom yang ditemukan memiliki daya ledak tinggi setara dengan bom yang meledak di sejumlah titik di Kota Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu

Zamzam ditangkap bersama dua orang lainnya, yaitu RB alias D (34), dan OS alias K (32). Ketiganya merupakan alumnus kampus Unri. Zamzam telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara dua lainnya masih berstatus saksi.

Zamzam diduga memiliki kemampuan membuat bom dari bahan TATP. Ia juga membagi cara membuat bom melalui grup Telegram kelompok radikal.

Zamzan berencana menyerang sejumlah obyek vital yakni kantor DPR RI dan DPRD.

Dalam penangkapan Zamzam, Densus 88 menyita sejumlah barang bukti diantaranya dua bom pipa besi siap ledak, dua bahan peledak TATP siap pakai, material bahan peledak, dua busur panah, delapan anak panah, sebuah senapan angin dan sebuah granat rakitan. (ant)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

21 May 2020 10:30 WIB

Sinopsis Sicario Day of The Soldado, Aksi Penumpasan Teroris

Film

film ini penuh aksi menegangkan

11 May 2020 13:37 WIB

Said Didu (Kembali) Tidak Hadir

Hukum

Said Didu kembali tidak hadir panggilan Bar.eskrim Polri

11 May 2020 12:55 WIB

Kabar Gembira (untuk ASN/TNI/Polri), THR Cair Jumat Depan

Nasional

THR untuk ASN/TNI/Polri), THR cair Jumat mendatang.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.