Petugas PGN saat mengontrol aliran gas di OK Coin Laundry, Jalan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Jumat 8 November 2019. (Foto: Fariz/ngopibareng.id)
Petugas PGN saat mengontrol aliran gas di OK Coin Laundry, Jalan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Jumat 8 November 2019. (Foto: Fariz/ngopibareng.id)

Terbukti Efisien, OK Coin Laundry Pasang Gas Alam PT PGN

Ngopibareng.id Teknologi dan Inovasi 08 November 2019 20:15 WIB

Manfaat dan harga yang lebih ekonomis gas alam dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. benar-benar terbukti dan dirasakan oleh pelanggannya. Kini, industri OK Coin Laundry akhirnya ikut beralih menggunakan gas alam.

Sonny Sugiharto Leo Saputra, sebagai pendiri OK Coin Laundry,  mengatakan bahwa awal menggunakan gas alam karena mengetahui, ternyata ada jaringan gas di depan tempat usahanya di Jalan Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Keinginan untuk beralih ke gas alam dari PT. PGN ini juga menjadi tambah kuat setelah mengetahui ternyata tempat usaha lain di sekitarnya juga sudah menggunakan gas alam PT. PGN. Dia pun kemudian langsung tertarik untuk memasang gas alam PT. PGN. Dengan begitu, dirinya sudah tidak repot-repot mengganti tabung gas seperti yang dilakukan sebelumnya.

“Kami tidak lagi repot bongkar-pasang gas tabung, sehingga lebih fokus bekerja menyelesaikan cucian pelanggan,” ujar pria yang akrab disapa Sonny itu.

Selain itu, ia juga mengaku tertarik karena mendengar informasi efisiensi harga yang bisa mencapai 50 persen. Sebelumnya, setiap minggu ia bisa menggunakan 5-10 gas dengan berat tabung 12 kg. Atau dalam sebulan bisa menggunakan sekitar 20 tabung. Di mana, untuk satu tabung 12 kg berharga sekitar Rp135 ribu. Itu berarti, dalam satu bulan Sonny setidaknya harus mengeluarkan uang sekitar Rp2,7 juta.

Dengan konversi bahwa 1 kg gas tabung adalah setara dengan 1,3 meter kubik gas alam, maka 20 tabung 12 kg atau total 240 kg tersebut sama dengan 312 meter kubik gas alam. Dengan harga gas bumi per meter kubik adalah Rp. 2.870, maka Sonny hanya perlu menyisihkan Rp. 895.440 untuk tagihan gas alam untuk usaha laundry-nya.

"Saya sempet dapat cerita dari temen kalo gas ini lebih hemat. Jadi ya tertarik pasang ini," aku Sonny.

Sementara itu, Misbachul Munir, PGN Sales Area Head Surabaya menjelaskan, jika Sonny merupakan Pelanggan PK (Pelanggan Kecil Komersial) dengan besaran gas 50-1000 meter kubik per bulan.

Tahun ini di Surabaya sudah terpasang 16 pelanggan dari total target 20 PK terpasan. Setelah OK Coin Laundry akan segera menyusul diselesaikan 4 pelanggan lainnya.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

12 Nov 2020 11:05 WIB

PGN Kejar Pembangunan Jargas APBN 2020

Ekonomi dan Bisnis

Progres pembangunan jargas positif.

31 Jul 2020 07:58 WIB

PGN Tandatangani 17 Letter of Agrement

Ekonomi dan Bisnis

Pelanggan sudah mendapatkan harga khusus seperti mandat Kepmen ESDM

29 Jul 2020 22:45 WIB

Inovasi PGN untuk Adaptasi dengan Pandemi Berbuah 3 Penghargaan

Ekonomi dan Bisnis

PGN memanfaatkan teknologi informasi untuk mensiasati pandemi.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...