Tata Kelola Kearsipan BPJS Kesehatan Dapat Penghargaan. (Foto: BPJS Kesehatan)
Tata Kelola Kearsipan BPJS Kesehatan Dapat Penghargaan. (Foto: BPJS Kesehatan)

Tata Kelola Kearsipan BPJS Kesehatan Dapat Penghargaan

Ngopibareng.id BPJS Kesehatan 28 February 2020 19:36 WIB

BPJS Kesehatan menyandang Predikat “Memuaskan” dalam Anugerah Pengawasan Arsip Nasional tahun 2019 oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk kategori Lembaga Tinggi Negara, Lembaga Setingkat Kementerian, Lembaga Non Struktural dan Lembaga Penyiaran Publik berdasarkan Hasil Pengawasan tahun 2019. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Tjahyo Kumolo dan diterima langsung oleh Asisten Deputi Bidang Komunikasi Internal dan Administrasi Badan BPJS Kesehatan Dewi Kurniawijayati, di Surakarta, Rabu, 26 Februari 2020.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan nilai hasil pengawasan kearsipan pada Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah sebagai salah satu upaya mengukur kesesuaian antara penerapan standar kearsipan di lingkungan pencipta arsip dengan peraturan perundang-undangan di bidang kearsipan. Sebanyak 23 Kementerian dan 90 lembaga lainnya, menerima penghargaan tersebut salah satunya BPJS Kesehatan yang dinilai memiliki tata kelola arsip yang sangat baik dan telah memenuhi ketentuan diantaranya telah diimplementasikannya 5 Pedoman Kearsipan dalam penciptaan hingga penyusutan.

Dalam menjalankan pelayanan publik yang prima juga perlu dibarengi dengan pengelolaan arsip yang tertib sehingga dapat mewujudkan transparansi dan akuntabilitas yang baik. Pengelolaan kearsipan yang baik menjadi salah satu indikator kinerja bagi Lembaga Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dalam melaksanakan reformasi birokrasi.

“Salah satu upaya kami dalam menerapkan prinsip Good Governance salah satunya adalah melalui pengelolaan kearsipan yang sesuai dengan ketentuan. BPJS Kesehatan sebagai badan hukum publik yang memasuki tahun ke-7 dalam menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus mengembangkan inovasi terkait tata kelola kearsipan yang modern, transparan dan mengedepankan kecepatan sistem realtime melalui Arsip Digital," kata Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Maruf.

Iqbal menambahkan Arsip Digital sudah dikembangkan sejak awal BPJS Kesehatan beroperasi. Selain dapat diakses pegawai melalui web service juga sudah dikembangkan melalui aplikasi yang dapat diunduh melalui Android Playstore.

“Di era keterbukaan informasi saat ini, perlu terus ditanamkan rasa kepedulian terhadap pengelolaan dokumen dan arsip yang baik. Hal tersebut juga harus dibarengi dengan inovasi dalam pelayanan informasi publik, karena menjadi salah satu modal dasar sebuah kesuksesan organisasi,” tambahnya.

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

22 Jan 2021 16:15 WIB

Aryn Keluar, Persebaya Tak Punya Legiun Asing Lagi

Liga Indonesia

Jika liga dimulai, persebaya hanya andalkan pemain lokal.

22 Jan 2021 16:07 WIB

Selipkan Sabu di Cincin, Pemuda Bulak Banteng Diciduk

Kriminalitas

Keduanya berniat menggelar pesta sabu.

22 Jan 2021 16:06 WIB

Jaga Produktivitas Ternak Sapi, Banyuwangi Optimalkan E-Nak Wangi

Jawa Timur

Melalui Kartu E-Nak Wangi ini bisa diketahui riwayat kesehatan dari sapi peternak.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...