Erick Thohir dukung PSBB Jakarta, tanpa menyebut nama Anies Baswedan. (Foto:Antara)
Erick Thohir dukung PSBB Jakarta, tanpa menyebut nama Anies Baswedan. (Foto:Antara)

Tanpa Sebut Nama Anies, Erick Thohir Dukung PSBB Jakarta

Ngopibareng.id Hiburan 13 September 2020 17:35 WIB

Tanpa menyebut nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Erick Thohir sebagai Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) mendukung PSBB yang mulai Senin besok diterapkan di Jakarta.

Erick Thohir mengatakan, pemerintah akan proaktif menyambut perkembangan terkini terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta yang berlaku mulai 14 September 2020.

"Karena kesehatan lebih utama, mari kita sama-sama saling menjaga sebab program sosial yang dijalankan komite merupakan satu kesatuan dengan kesehatan," ujar Erick dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Ia menambahkan pemerintah tidak mungkin menerapkan kesehatan tapi rakyat tidak makan, sulit bekerja. Oleh karena itu TNI, Polri, Satgas Penanganan Covid-19 akan aktif dalam penegakan disiplin dan operasi yustisi di area-area yang terduga menjadi klaster baru termasuk di wilayah perkantoran, agar protokol kesehatan dijalankan lebih ketat.

Ia menyampaikan dalam kebijakan terbaru ditetapkan bahwa akan terdapat penyekatan terbatas terhadap semua kegiatan yang berlangsung di Jakarta.

Ia menambahkan kegiatan perkantoran yang meliputi 11 sektor, kantor pemerintahan/ASN dan perusahaan swasta diputuskan tetap berjalan dengan syarat dibatasi menjadi 25 persen dan akan berlangsung selama dua minggu.


"Dukungan pemerintah pusat terhadap kebijakan pemerintah daerah sudah jelas, yakni totalitas dalam penegakan disiplin terkait Inpres Nomor: 6/2020," kata Erick tanpa menyebut daerah mana.

Operasi yustisi, lanjut dia, melibatkan TNI dan Polri untuk kampanye jaga jarak dan menghindari kerumunan dalam rangka operasi yustisi penggunaan masker Pilkada 2020 yang aman, damai dan sehat.

"Pemerintah tetap semaksimal mungkin menjaga kesehatan dan disiplin terus ditegakkan, keberadaan vaksin tetap diprioritaskan, dan kedepannya ekonomi akan bergerak kembali," katanya. (ant/asm)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Oct 2020 21:15 WIB

LaNyalla Apresiasi UMKM Bertahan di Tengah Pandemi

Ekonomi dan Bisnis

UMKM jadi tulang punggung ekonomi Jatim.

25 Oct 2020 21:09 WIB

Masa Depan Surabaya, Eri: Bentuk Generasi Toleran Sejak Dini

Pilkada

Ia ingin Surabaya bisa seperti Singapura yang multikultural

25 Oct 2020 20:50 WIB

Kelompok Tani Wanita Produksi Nasi Tiwul Khas Lereng Wilis

Jawa Timur

Nasi tiwul ini dikemas agar menarik pembeli.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...