Destinasi Wisata di Sawahlunto, Sumatera Barat. (Foto: Antara/Kementerian PUPR) ANTARA/Dok. Kementerian PUPR/am

Tanggapan Menpar Soal Ombilin Sawahlunto sebagai Warisan Dunia

Ekonomi dan Bisnis 09 July 2019 12:26 WIB

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan apresiasi tertinggi atas diakuinya bekas lokasi pertambangan Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat, sebagai warisan dunia kategori budaya oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB atau UNESCO.

“Selamat, Ombilin di Sawahlunto sudah ditetapkan salah satu warisan budaya oleh UNESCO,” kata Menpar Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima, Selasa.

Menpar mengatakan, jika sudah mendapatkan status dari UNESCO maka akan sangat mudah untuk menjual dan memasarkan Ombilin di Sawahlunto sebagai destinasi wisata.

“Status itu sangat penting. Karena akan mempermudah untuk menarik investor, juga menarik wisatawan datang,” katanya.

Menpar Arief dalam kerangka kerja pengembangan destinasi akan selalu menggunakan konsep 3A, (Atraksi, Akses, dan Amenitas) dan jika ingin menjadi pemain global maka harus menggunakan global standar.

Standar global yang dimaksud diwujudkan dalam bentuk membangun bandara internasional di banyak tempat. Sementara dari sisi amenitas, ditandai dengan makin banyak dikembangkan hotel-hotel bintang 5 yang berkelas dunia di berbagai destinasi.

“Ketiga adalah atraksi yang juga harus berkelas dunia. Di banyak tempat di dunia, itu selalu memberi dampak yang signifikan terhadap wisatawan. Brandingnya langsung mendunia karena diakui oleh UNESCO, lembaga dunia,” kata Menpar.

Ombilin menambah koleksi Indonesia yang saat ini memiliki empat warisan dunia kategori alam yakni Taman Nasional Komodo (1991), Taman Nasional Lorentz (1999), Hutan Tropis Sumatera (2004), dan Taman Nasional Ujung Kulon (1991).

Selain itu, Indonesia sudah punya empat warisan dunia kategori budaya, yaitu Candi Borobudur (1991), Candi Prambanan (1991), Situs Sangiran (1996), dan sistem Subak di Bali (2012). (ant)

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 12:10 WIB

Hagia Sophia Berubah Jadi Masjid, Pemimpin Dunia Resah

Internasional

Hagia Sophia berubah menjadi masjid.

08 Jul 2020 12:25 WIB

Kaldera Toba Ditetapkan Sebagai UNESCO Global Geopark

Warta Bumi

Kaldera Toba terbentuk akibat ledakan dahsyat gunung besar berabad lalu.

15 Jun 2020 09:19 WIB

Sidang Unesco, Indonesia Suarakan Mitigasi Dampak Covid-19

Internasional

Pandemi berdampak sektor pendidikan, budaya, sains, komunikasi informasi

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...