Warga Malang saat melihat berbagai jenis tanaman di Pasar Splendid (Foto: Lalu Theo/Ngopibareng.id)

Wow...Harga Aglonema dan Sansivera di Malang Capai Ratusan Ribu

06 Aug 2020 17:51

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Tanaman jenis Aglonema dan Sansivera menjadi favorit warga Kota Malang untuk aktivitas berkebun selama masa pandemi Covid-19. Terbukti, penjual bunga yang ada di Pasar Splendid, Kota Malang, banyak dikunjungi oleh pembeli.

Seorang penjual bunga Pasar Bunga Splendid Kota Malang, Nanik Prasetyawati, menyatakan untuk tanaman Sansivera saat ini sudah menyentuh harga sebesar Rp500 ribu. Angka tersebut, terang Nanik naik hingga 10 kali lipat dari harga semula, dengan ukuran tanaman setinggi 30 centimeter.

“Harga tanaman jenis lain juga ikut naik. Ada tanaman yang biasanya hanya dijual Rp 10 ribu per pot, kini dijual Rp 25 ribu per pot,” ujarnya pada Kamis 6 Agustus 2020.

Padahal, Sansivera banyak ditanam oleh Pemkot Surabaya di sepanjang jalan. Sansivera banyak ditanam karena diyakini bisa menyerap polusi udara. 

Sedangkan untuk tanaman jenis Aglonema, Nanik mengungkapkan harganya variatif yang paling murah mulai Rp50 ribu sampai yang termahal jutaaan rupiah tergantung dari ukuran tanamannya.

"Aglonema banyak diburu masyarakat, barangnya juga langka karena diimpor dari Thailand. Selama masa pandemi ini, barang impor juga belum boleh masuk. Makanya harganya mahal," ujarnya.

Meski harganya mencapai jutaan rupiah, Nanik mengatakan, Aglonema tetap diburu oleh masyarakat, terutama para kolektor bunga.

“Tapi, ada juga yang tetap beli meski mahal karena memang sudah hobi koleksi tanaman. Saya jual Aglonema seharga jutaan juga tetap ada yang beli,” terangnya.

Sementara itu, salah satu warga Kota Malang, Risma Anjani menerangkan dirinya sering mendatangi Pasar Bunga Splendid untuk membeli tanaman.

"Biasanya, saya beli bunga di Splendid atau Kota Batu. Kemudian, dirawat di rumah," papar dia.

Risma mengaku, sejak pandemi Covid-19, ia mendapat hiburan baru, yaitu berkebun bersama dengan anggota keluarga yang lainnya.

"Selama masa pandemi, saya dapat satu hiburan baru, lihat tanaman dan berkebun. Rasanya seru aja," tutupnya.