Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuminting, Kelas II A Manado, Sulawesi Utara. (Foto: Antara)

Takut Terinfeksi Corona Pemicu Rusuh di Lapas Tuminting Manado

Hukum 12 April 2020 11:00 WIB

Kerusuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuminting, Kelas II A Manado, Sulawesi Utara, Sabtu 11 April 2020. Kericuhan kembali memanas setelah sempat dilakukan upaya negosiasi.

Sekitar tiga jam situasi mencekam, kerusuhan tersebut akhirnya bisa diatasi setelah aparat kepolisian berhasil masuk dan melumpuhkan aksi anarkis para warga binaan.

"Saat ini kondisi lapas sudah sangat-sangat kondusif, kurang lebih satu jam kita sudah berhasil menenangkan warga binaan bersama-sama dengan petugas lapas tentunya yang menghalau dan memberikan kita informasi terkait dengan tempat-tempat warga binaan atau blok-blok dari warga binaan," jelas Kabid Humas Polda Sulut, Julest Abast dalam jumpa pers, dikutip dari Antaranews.

Sampai saat ini, menurut dia, situasi di dalam lapas sudah sangat kondusif dan sudah berhasil dikuasai.

Rupanya kericuhan disebabkan lantaran para narapidana ketakutan terinfeksi corona (Covid-19). Mereka minta dibebaskan hingga berujung aksi nekat.

Akibat kerusuhan tersebut, fasilitas terbakar hingga beberapa narapidana harus dilarikan ke rumah sakit.

"Untuk pemicu sampai saat ini masih kita dalami sejauh mana pemicu yang dilakukan siapa, aktor siapa atau ini memang terjadi spontan, kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut tentunya bersama-sama dengan petugas lapas," ujar Julest.

Dari hasil pantauan di lokasi kejadian terdapat 5 orang korban, yakni satu orang warga binaan tertembak di dada kanan, satu orang merupakan anggota polisi yang terkena gas airmata, dua lagi sipir yang tekena lemparan batu di kepala dan satu lagi seorang warga binaan yang belum diketahui penyebabnya.

"Untuk beberapa warga binaan yang sakit ataupun personil kita, tentunya singgungan tidak mungkin terelakkan, namun kita berupaya dengan sekuat tenaga untuk memperkecil jatuhnya korban, jadi saat ini memang ada korban namun hasil sementara masih sehat dan dapat kita bawa berobat ke rumah sakit, saat ini kondisinya cukup baik," pungkas Julest.

Selain itu terdapat 20 warga binaan yang diamankan terkait kerusuhan tersebut. Semuanya dibawa ke Mapolda Sulut.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Jul 2020 06:59 WIB

Napoli Vs AC Milan: Penalti Kessie Selamatkan Milan

Liga Italy

Napoli Vs AC Milan berbagi poin di San Paolo.

13 Jul 2020 06:49 WIB

Gus Kamil, Pewaris Jalan Politik Kiai Maimoen Zubair

Tokoh

Sebagai Ketua DPRD Rembang, tetap mengajar di Pesantren Al-Anwar

13 Jul 2020 06:46 WIB

Pejabat PBB: Putra Mahkota Saudi Tersangka Pembunuhan Khashoggi

Internasional

Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman disebut sebagai tersangka utama.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...