reaksi salah satu warganet atas aksi anonymous di Twitter (Foto: twitter.com)

Retas Website Polisi AS, Hacker Anonymous Trending di Twitter

Internasional 31 May 2020 17:10 WIB

Sejumlah kelompok hacker yang tergabung dalam anonymous menyabotase website milik kepolisian Minneapolis, Minnesota Amerika Serikat. Di Google sendiri, ketika kata kunci police department city of Minneapolis diketik akan muncul tulisan error.

Anonymous adalah grup organisasi internasional yang menyerang pemerintah, institusi pemerintah dan agensinya, perusahaan dan gereja. Sebelumnya hacker yang tergabung dalam grup anonymous ini mengunggah video di Youtube, menuntut keadilan atas George Floyd.

Mereka mengancam akan membongkar aksi korup polisi di Amerika dan menuntuk Derek Chauvin dihukum atas pembunuhannya terhadap Floyd.

Youtube langsung menghapus video unggahan anonymous. Namun ada beberapa pengguna yang sempat merekam dan menyimpan video tersebut. Melansir brobible.com, anonymous mengucapkan,

Petugas yang membunuh orang dan melakukan tindakan kriminal yang lain harus bertanggungjawab. Jika tidak, mereka akan percaya mereka memiliki wewenang untuk melakukan apapun yang ingin mereka lakukan. Anda akan mengklaim jika ini adalah tugas Anda, tetapi bagaimana jika petugas yang berdiri tegak tidak bisa melakukan apa-apa saat mereka melakukan pelanggaran terhadap orang-orang yang mereka temui."

"Petugas kepolisian seperti anda menolak untuk menuntut para penjahat ini, Yang kami pelajari, kepolisian di sini tidak untuk menyelamatkan kami tetapi menindas kami. Tugas anda sebenarnya menjaga ketertiban agar orang-orang dalam kendali, bukan memberikan keamanan untuk orang yang dikendalikan. Bahkan anda adalah mekanisme yang digunakan para elit untuk melanjutkan penindasan global mereka”.

Unggahan tersebut memicu respon dari warganet dan menghebohkan Twitter. Bahkan aksi mereka yang menyabotase website kepolisian Minneapolis ini telah mendapat 892 ribu lebih cuitan. Komentar warganet pun beragam. Salah satunya akun pengguna @milojunk.

Dia menuliskan, “Tahukah kamu kita hidup di negara yang berantakan karena kita percaya organisasi anonymous yang suka menyabotase dibandingkan dengan pemerintah kita sendiri”.

Selain itu terdapat pula pengguna yang terheran akan aksi anonymous. Akun @ynrgalen mencuitkan, “Fakta bahwa dukungan anonymous keluar setelah tiga tahun bersembunyi adalah gila. Banyak orang tidak memahami pada level apa kekuatan yang mereka punya”.

Terakhir ada pengguna yang mendukung aksi kembali anonymous. Seraya mengunggah foto tokoh anime avatar, Aang, wajahnya diubah menjadi wajah anonymous dan caption yang ditulisnya, “Ketika dunia sangat membutuhkan dia, dia kembali. #anonymous”.

Penulis : M. Rizqi

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Aug 2020 22:25 WIB

Ganjar Lantik Sejumlah Pejabat Secara Virtual

Nusantara

Pelantikan dilakukan di tengah pandemi.

07 Aug 2020 22:11 WIB

Tempe H Farkhan Sejak 1969, Harganya Pernah 1 Ringgit di Jombang

Feature

Usaha tempe berusia 51 tahun di Jombang, Jawa Timur.

07 Aug 2020 22:00 WIB

Foto Penyemprotan Disinfektar Setelah Plt Walikota Medan Positif

Nasional

Plt Walikota Medan Akhyar Nasution positif corona.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...