Josep Guardiola. (Foto: Twitter/@ManCity)

Tak Selamanya Reputasi Guardiola Pelatih Boros Itu Benar

Liga Inggris 08 August 2020 16:28 WIB

Guardiola mendapatkan reputasi sebagai pelatih boros. Ini karena ia telah menghabiskan uang dengan total 1,3 miliar euro selama 11 tahun menjadi pelatih.

Namun anggapan itu tak selamanya benar. Karena terbukti tak semua belanja pemain yang dilakukan pelatih Catalan itu menelan biaya besar. Beberapa pemain dia datangkan dengan mahar yang terbilang murah, tapi efektif.

Barcelona, Bayern Munchen dan Manchester City merasakan murahnya pembelian yang dilakukan Guardiola namun membawa dampak positif bagi mereka.

Siapa saja mereka? Berikut pemain yang pernah didatangkan Guardiola dengan dana sedikit namun menjadi permata setelah ia berikan sedikit polesan:

Gerard Pique

Gerard Pique direkrut Guardiola ketika berusia 21 tahun. Ia kembali ke Spanyol setelah gagal bersinar di Manchester United. Harganya cukup murah, 5 juta euro, tapi Pique berhasil menjelma menjadi salah satu bek tengah terbaik di dunia dan memenangkan banyak gelar bersama Barca sejak tiba di Camp Nou.

Dani Alves

Bek sayap kana nasal Brasil didatangkan dari Sevilla. Pemain yang dikenal memiliki determinasi tinggi saat membantu serangan dan kuat ketika bertahan ini dibeli hanya dengan banderol 35 juta euro. Hasilnya, Alves membuat Barcelona digdaya di Spanyol dan Eropa.

Javier Mascherano

Pemain ini didatangkan dari Liverpool ke Barcelona dengan dana sebesar 34 juta euro. Gelandang bertahan yang bisa beroperasi sebagai bek tengah ini terbukti berhasil membawa Barcelona meraih dua gelar La Liga dan satu mahkota Liga Champions.

Thiago Alcantara

Setelah menganggur selama satu tahun, Guardiola akhirnya kembali ke lapangan. Kali ini bersama Bayern Munchen. Di klub ini, ia membangun dinasti baru dengan mendatangkan sejumlah pemain anyar, salah satunya Thiago Alcantara.

Thiago diboyong dengan biaya 25 juta euro dari Barcelona. Hasilnya, ia berhasil mengantarkan Munchen meraih tujuh gelar Bundesliga dan menjadi salah satu gelandang kelas dunia.

Robert Lewandowski

Pemain berkualitas seperti Robert Lewandowski seharusnya berbanderol mahal. Tapi tidak untuk Guardiola. Dia dilabuhkan ke Munchen dari Borussia Dortmund dengan gratis. Kini ia menjadi salah satu striker paling ditakuti oleh lawan-lawannya.

Xabi Alonso

Xabi didatangkan ke Munchen tepat setelah meraih titel Liga Champions bersama Real Madrid. Alonso adalah salah satu gelandang terbaik di dunia dengan umpan-umpan akuratnya. Uniknya, Guardiola hanya mengeluarkan dana sebesar 10 juta euro untuk sang pemain.

Joshua Kimmich dan Kingsley Coman

Pada musim panas 2015, Munchen membeli satu paket pemain, yakni Joshua Kimmich dan Kingsley Coman. Kedua pemain ini hanya berbanderol 15,5 juta euro. Harga ini tentu sangat murah karena kini keduanya merupakan bagian fundamental Munchen saat ini.

Ferran Torres

Setelah menghabiskan masanya di Munchen, ia kemudian pindah ke Manchester City. Di sini, Guardiola membelanjakan uang sekitar 800 juta euro untuk lima dari 10 bek termahal yang dimiliki City, sebuah besaran yang cukup fantastis.

Namun, Guardiola kembali menunjukkan bahwa tak selalu membeli pemain mahal untuk menjadikan timnya kuat. Terbaru, ia mendatangkan Ferran Torres yang hanya memakan biaya 23 juta euro dari Valencia.

Selain mereka, masih ada beberapa pemain lain yang dibeli dengan harga yang relatif murah yang kemudian memberi impact luar biasa bagi tim besutannya.

Kalau pun benar boros, Guardiola cukup bertanggungjawab terhadap pemain baru hasil rekrutannya. Setidaknya, seabrek gelar berhasil ia berikan pada ketiga tim yang telah ia pimpin.   

Penulis : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

23 Sep 2020 20:50 WIB

Alfian Tanjung Minta Maaf Terbuka kepada Ansor, Banser, dan NU

Nasional

Permintaan maaf terbuka tersebut dilakukan Alfian Tanjung di depan pers.

23 Sep 2020 20:38 WIB

Gugus Tugas Pasuruan Akan Kawal Ketat Pelaksanaan PSBB

Ngopibareng Pasuruan

Pengetatan protokol kesehatan akan diberlakukan denda bagi pelanggar.

23 Sep 2020 20:26 WIB

DPRD Surabaya: Labkesda Pemkot Tak Seindah Bayangan

Pemerintahan

Menurut Imam, banyak aturan yang membuat tracing covid tak maksimal.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...