Ilustrasi: Fa Vidi/Ngopibareng.id)
Ilustrasi: Fa Vidi/Ngopibareng.id)

Tak Ada Basmalah dalam Surat At-Taubah? Ini Penjelasan Ulama

Ngopibareng.id Islam Sehari-hari 25 September 2020 05:30 WIB

Setiap Surat dalam Al-Quran selalu diawali dengan Basmalah dan ini sebagai kesepakatan dalam penulisan Mushaf Utsmani. Namun, ada satu surat yang tak diawali dengan Basmalah. Itulah Surat At-Taubah.

Ustadz Ma'ruf Khozin, Pengasuh Pesantren Aswaja Sukolilo Surabaya, memberi penjelasan berikut.

Para ulama yang membidangi ilmu Ulum Al-Qur'an mengatakan:

ﺃﺟﻤﻊ اﻟﻘﺮاء اﻟﻌﺸﺮﺓ ﻋﻠﻰ اﻹﺗﻴﺎﻥ ﺑﺎﻟﺒﺴﻤﻠﺔ ﻋﻨﺪ اﻻﺑﺘﺪاء ﺑﺄﻭﻝ ﻛﻞ ﺳﻮﺭﺓ ... ﻭﻫﺬا اﻟﺤﻜﻢ ﻋﺎﻡ ﻓﻲ ﻛﻞ ﺳﻮﺭﺓ ﻣﻦ ﺳﻮﺭ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﺇﻻ ﺑﺮاءﺓ ﻓﻼ ﺧﻼﻑ ﺑﻴﻨﻬﻢ ﻓﻲ ﺗﺮﻙ اﻟﺒﺴﻤﻠﺔ ﻋﻨﺪ اﻻﺑﺘﺪاء ﺑﻬﺎ.

Imam 10 di bidang ilmu Qira'ah telah sepakat untuk membaca Bismillah ketika mengawali tiap-tiap Surat... Hukum ini berlaku untuk semua Surat dalam Al-Qur'an kecuali Surat Bara'ah (At-Taubah).

Tidak ada perbedaan dalam meninggalkan bacaan Bismillah ketika mengawali membaca surat ini.

ﻭاﺧﺘﻠﻔﻮا ﻓﻲ ﺣﻜﻢ اﻹﺗﻴﺎﻥ ﺑﻬﺎ؛ ﻓﺬﻫﺐ اﺑﻦ ﺣﺠﺮ ﻭاﻟﺨﻄﻴﺐ ﺇﻟﻰ ﺃﻥ اﻟﺒﺴﻤﻠﺔ ﺗﺤﺮﻡ ﻓﻲ ﺃﻭﻟﻬﺎ ﻭﺗﻜﺮﻩ ﻓﻲ ﺃﺛﻨﺎﺋﻬﺎ.

Ulama berbeda pendapat soal membaca Bismillah saat mengawali membaca surat At-Taubah. Menurut Ibnu Hajar dan Al-Khatib hukumnya adalah haram jika dibaca di permulaan surat dan makruh jika dibaca pada pertengahan surat.

ﻭﺫﻫﺐ اﻟﺮﻣﻠﻲ ﻭﻣﺸﺎﻳﻌﻮﻩ ﺇﻟﻰ ﺃﻧﻬﺎ ﺗﻜﺮﻩ ﻓﻲ ﺃﻭﻟﻬﺎ ﻭﺗﺴﻦ ﻓﻲ ﺃﺛﻨﺎﺋﻬﺎ ﻛﻤﺎ ﺗﺴﻦ ﻓﻲ ﺃﺛﻨﺎء ﻏﻴﺮﻫﺎ.

Menurut Ar-Ramli dan yang sependapat hukumnya makruh membaca Bismillah di awal surat dan dianjurkan membaca Bismillah di pertengahan surat seperti pada surat yang lain (Al-Budur Az-Zahirah, 1/13)

Mengapa Surat At-Taubah tidak ada Basmalah baik secara tulisan atau bacaan?

Para ulama kita menjelaskan dengan 2 riwayat:

1. Dari Sayidina Utsman

ﻭﻗﺒﺾ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﻟﻢ ﻳﺒﻴﻦ ﻟﻨﺎ ﺃﻧﻬﺎ ﻣﻨﻬﺎ ﻓﻤﻦ ﺃﺟﻞ ﺫﻟﻚ ﻗﺮﻧﺖ ﺑﻴﻨﻬﻤﺎ ﻭﻟﻢ ﺃﻛﺘﺐ ﺑﻴﻨﻬﻤﺎ ﺳﻄﺮ ﺑﺴﻢ اﻟﻠﻪ اﻟﺮﺣﻤﻦ اﻟﺮﺣﻴﻢ ﻭﻭﺿﻌﺘﻬﺎ ﻓﻲ اﻟﺴﺒﻊ اﻟﻄﻮاﻝ

Ketika Rasulullah shalallahu alaihi wasallam wafat dan tidak menjelaskan kepada kami apakah At-Taubah termasuk dalam Surat Al-Anfal atau tidak, maka kami menyandingkan keduanya dan tidak saya tulis diantara keduanya redaksi Bismillah. Saya meletakkan At-Taubah pada 7 Surat yang panjang-panjang (HR Al-Hakim, Tirmidzi dan lainnya)

2. Dari Sayidina Ali

ﻗﺎﻝ ﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ ﺳﺄﻟﺖ ﻋﻠﻲ ﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﻃﺎﻟﺐ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ: ﻟﻢ ﻟﻢ ﺗﻜﺘﺐ ﻓﻲ ﺑﺮاءﺓ ﺑﺴﻢ اﻟﻠﻪ اﻟﺮﺣﻤﻦ اﻟﺮﺣﻴﻢ؟ ﻗﺎﻝ: ﻷﻥ «ﺑﺴﻢ اﻟﻠﻪ اﻟﺮﺣﻤﻦ اﻟﺮﺣﻴﻢ ﺃﻣﺎﻥ ﻭﺑﺮاءﺓ ﻧﺰﻟﺖ ﺑﺎﻟﺴﻴﻒ، ﻟﻴﺲ ﻓﻴﻬﺎ ﺃﻣﺎﻥ»

Abdullah bin Abbas bertanya kepada Ali bin Abi Thalib: "Mengapa dalam Surat At-Taubah tidak ada Bismillah?" Ali menjawab: "Bismillah adalah pemberian keamanan. Sedangkan Surat At-Taubah adalah perintah perang dengan pedang, maka tidak ada keamanan di dalamnya" (Riwayat Al-Hakim)

Demikian penjelasan Ustadz Ma'ruf Khozin.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Oct 2020 15:55 WIB

Persebaya Liburkan Pemain Sampai Waktu yang Tak Ditentukan

Liga Indonesia

Persebaya tunggu kejelasan Liga 1

24 Oct 2020 15:30 WIB

Kasus Covid-19 di Asia Tembus 10 Juta

Internasional

India, Bangladesh, Indonesia, dan Filipina terbanyak.

24 Oct 2020 15:20 WIB

Polisi Minta Aksi Unjuk Rasa Terapkan 3M dan Tidak Anarki

Rek, Ojok Angel Tuturane

Polisi meminta pengunjuk rasa taati prokes.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...