Syekh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal di bagian lengan kanan, pada Minggu 13 September 2020. (Foto: YouTube Syekh Ali Jaber)
Syekh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal di bagian lengan kanan, pada Minggu 13 September 2020. (Foto: YouTube Syekh Ali Jaber)

Syekh Ali Jaber Tak Percaya Pelaku Penusukan Gila

Ngopibareng.id Hukum 14 September 2020 16:28 WIB

Syekh Ali Jaber mengisi kajian saat wisuda Tahfidz Alquran di Masjid Falahudin di Jalan Tamin, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Minggu 13 September 2020 sore. Sebagai sesama manusia, Syekh Ali Jaber sudah memaafkan pelaku penusukan tersebut.

Namun, ia tetap meminta hukum ditegakkan. Syekh Ali Jaber bahkan tak terima menanggapi kabar bahwa pelaku penusukan dirinya disebut gila.

"Saya tidak percaya kalau pelaku gila. Cara dia (pelaku) memburu targetnya yakni saya menuju ke bagian yang paling vital (nyawa). Menurut saya, pelaku ini bukan gangguan jiwa karena dia sangat berani dan terlatih saat menusuk saya," ujarnya kepada wartawan di Bandar Lampung, Senin 14 September 2020, dikutip dari Antara.

Dalam kesempatan itu Syekh Ali Jaber meminta pihak kepolisian agar dapat tenang untuk segera bisa mengungkap kasus penyerangan terhadap dirinya. Tidak hanya pelaku yang menusuk dirinya, tapi juga siapa orang yang ikut berperan di balik pelaku penusukan tersebut.

"Kalau saya tidak gerak refleks cepat, saya sangat yakin pisau yang dihujamkan pelaku pasti tepat mengenai leher saya," tegasnya.

Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber Foto Dok Polsek Tanjung Karang BaratPelaku penusukan Syekh Ali Jaber. (Foto: Dok. Polsek Tanjung Karang Barat)

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak seorang pemuda berkaos biru masuk ke komplek masjid saat Syekh Ali Jaber sedang berbincang dengan dua jemaah di atas panggung.

Lalu, pemuda tak dikenal itu tiba-tiba berlari ke atas panggung dan menusukkan sebilah pisau ke arah sang ulama. Syekh Ali Jaber sempat menghindar dari serangan itu, namun bahu kanannya terluka.

Pelaku yang dikepung para jemaah tak bisa melarikan diri. Dia bahkan menerima pukulan hingga wajahnya berdarah-darah. Pelaku kemudian diamankan anggota Polsek Tanjung Karang Barat.

Sementara itu, Syekh Ali Jabar kembali ke tempatnya menginap usai mendapatkan perawatan di Puskesmas Gedong Air.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

18 Jan 2021 11:23 WIB

11 Pegawai Covid-19, Pengadilan Negeri Surabaya Lockdown 5 Hari

Surabaya

Ada 11 orang Pegawai Pengadilan Negeri (PN) Surabaya positif Covid-19.

18 Jan 2021 11:06 WIB

CVR Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan, Rekaman Kokpit Masih Hilang

Nasional

Operasi pencarian pesawat Sriwijaya Air 182, hari ini Senin 18 Januari 2021, memasuki hari ke-10.

18 Jan 2021 10:45 WIB

Narasi Kebencian di Tengah Pendemi (2) Bagai Api dalam Sekam

Ahmad Zaini

Catatan Khusus Akhmad Zaini

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...