Syahrul Yasir Limbo, Kader Nasdem Hadir di Istana

22 Oct 2019 09:46 Politik

Menyusul Sri Mulyani, hadir ke Istana adalah Syahrul Yasir Limbo. Kader dari Partai NasDem ini, datang pukul 09.33 WIB. Ia mengaku dihubungi Istana tadi malam.

"Ya, saya belum tahu akan membantu Presiden. Ini yang baru akan dibicarakan," tutur mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini.

Hingga kini, ada dua wajah lama yang dipanggil presiden. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menkeu Sri Mulyani.

Seperti diketahui, sejak Senin 21 Oktober 2019, Presiden Joko Widodo mulai memanggil satu per satu calon menterinya yang akan mengisi Kabinet Kerja Jilid II.

Sri Mulyani orang pertama yang datang ke Istana Merdeka, Jakarta, pagi ini, pukul 09.04 WIB. Manteri Keuangan dalam Kabinet Jokowi-JK ini, tentu saja datang terkait dengan audensi Presiden dengan calon menteri.

Hari ini, Selasa 22 Oktober 2019, merupakan hari kedua pemanggilan calon menteri oleh Presiden Joko Widodo ke Istana. Hal itu merupakan pengenalan dari figur-figur yang bakal menjadi pembantu presiden dalam Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

Terkait Syahrul Yasir Limpo, termasuk di antara nama yang diunggulkan dari Partai NasDem. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal NasDem Johnny G. Plate menyebut nama-nama sudah dibicarakan oleh Jokowi dan Ketua Umum Surya Paloh beberapa kali dan sudah pada penghujung proses yang panjang.
"Para calon anggota kabinet telah siap untuk diperkenalkan pada publik," ujar Johnny.

Lantas siapa saja kah calon menteri dari NasDem?

Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR, Ahmad Ali membocorkan empat nama kadernya yang merupakan kandidat menteri Jokowi. Dua diantaranya adalah menteri lama. Mereka adalah bekas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, bekas Menteri LHK Siti Nurbaya, Sekretaris Jenderal Nasdem Johnny G. Plate dan bekas Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.

Nama-nama kandidat ini sekaligus mempertegas bahwa NasDem tetap akan berada di Koalisi Jokowi.

Sebelumnya, isu NasDem akan menjadi oposisi ini muncul dari sinyal-sinyal yang diberikan Ketua Umum Surya Paloh yang menanggapi banyaknya partai di luar pemerintahan merapat ke koalisi Jokowi.

Terkait menterinya, Surya Paloh menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada presiden. "Saya pikir sudah dihitung tentunya. Otorisasi ada di tangan presiden. Kan ini sistem kita presidensial," ujar dia.

Pengumuman dan pelantikan kabinet Jokowi - Ma'ruf akan dilaksanakan di Istana Negara, Rabu 23 Oktober 2019. Persiapan dan kesibukan menjelang pelantikan kabinet sudah melai terlihat dengan rangkaian bunga yang di bawa masuk ke Istana Negara.

 

Penulis : Asmanu Sudharso
Editor : Riadi


Bagikan artikel ini