Hasto Kristiyanto ketika rakor di Hotel Utami Surabaya. (Foto: PDI Perjuangan)
Hasto Kristiyanto ketika rakor di Hotel Utami Surabaya. (Foto: PDI Perjuangan)

Survey Internal PDIP, Eri Cahyadi - Armudji Unggul 6 Persen

Ngopibareng.id Pilkada 23 October 2020 22:45 WIB

Pasangan calon (Paslon) Eri Cahyadi dan Armudji (Er-Ji) berada di atas angin. Dari hasil survei internal, kandidat nomor urut 1 itu unggul dibandingkan pesaingnya. PDIP optimistis Surabaya kembali merah.

Hasil perhitungan itu disampaikan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto usai menggelar rapat koordinasi daerah di Hotel Utami, Surabaya, Jumat, 23 Oktober 2020. "Dari hasil survei, kami unggul 6 Persen," katanya.

Selisih keunggulan itu bakal semakin lebar, jika, PDIP menambahkan jumlah warga yang belum disurvei, seperti dari kalangan pemilih pemula. "Undecided voters belum kami hitung," katanya.

Hasto memaparkan faktor pemicu keunggulan paslon Er-Ji, pertama, Er-Ji merupakan kandidat penerus Tri Rismaharini. Sehingga, warga Kota pahlawan tak ragu mendukung keduanya.

"Kedua, warga sudah optimistis menilai Erji akan mampu melanjutkan program-program yang sudah dirancang Risma. Yakni berpihak pada wong cilik dan menyejahterakan warga," katanya.

Ketiga, kata Hasto, yaitu warga melihat sosok Eri dan Armudji yang tidak perlu diragukan lagi. Dia berasal dari birokrat dan memiliki kemampuan membangun kota.

"Pak Armudji juga tak kalah berpengalaman. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Surabaya dan anggota DPRD Jatim. Jadi, ilmu pemerintahan beliau sudah khatam," katanya.

Hasto optimistis, dukungan bagi dua kandidat itu semakin bertambah. Keyakinan itu didukung mesin partai yang solid. Seluruh kader turun, menggalang dukungan memenangkan Er-Ji.

PDIP mengerahkan kader-kader terbaik. Bahkan yang duduk di senayan. Diantaranya Puti Guntur Soekarno Putri, Indah Kurnia, serta Bambang DH.

Tokoh PDIP Surabaya juga terlibat seperti Whisnu Sakti Buana (WS). Pria yang kini duduk sebagai wakil walikota Surabaya itu mendapatkan tugas khusus menggalang dukungan.

Strategi lain juga dirancang agar menggaet dukungan pemuda. Hal itu berkaca dari jumlah pemilih di kota pahlawan. Menurut Hasto, jumlah pemilih muda di Surabaya mencapai 76 persen.

Ketua Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPC PDIP Anas Karno mengatakan, pihaknya membentuk juru kampanye (jurkam). Corong partai itu berada di setiap kelurahan. "Kami siap memenangkan pilwali," katanya.

Anas mengatakan, Surabaya identik dengan PDIP. Kader banteng sudah membuktikan mampu membangun kota. 

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Nov 2020 10:30 WIB

Tengku Zulkarnain Tak Jadi Pengurus MUI, Warganet Ramai

Reportase

Ada yang memberikan selamat, ada pula yang terkejut.

27 Nov 2020 10:25 WIB

Asita Yogyakarta Jajaki Kerja Sama Pariwisata dengan Banyuwangi

Pemerintahan

Untuk pengembangan pariwisata kedua daerah.

27 Nov 2020 09:55 WIB

Disebut Kelelahan, Rizieq Syihab Dirawat di Rumah Sakit

Nasional

Pemkot Bogor tawarkan fasilitas PCR.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...