Survei Polltrend

Survei : Kiai seJatim Menginginkan Gus Ipul Gubernur

Politik 30 August 2017 13:40 WIB

Surabaya : Hasil survei Lembaga edukasi dan research Polltrend menunjukkan para Kiai di Jawa Timur lebih memilih Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai calon gubernur ketimbang calon-calon lainnya. Survei kali ini digelar selama satu bulan sejak 17 Juni-17 Juli 2017.

"Nama Gus Ipul dikenal oleh 100 persen Kiai," kata Pengajar ilmu politik Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel sekaligus Direktur Polltrend, ketika merilis hasil surveinya, Rabu (30/8/2017).

Menurut dia, Kiai yang disurvei mewakili empat tipologi Kiai yakni Kiai Pesantren (Kiai pemilik pesantren dan tidak terlibat aksi politik), kemudian Kiai Panggung (Kiai yang sering berdakwah di depan publik), Kiai Tharekah (atau Kiai yang memimpin Tharikah tertentu) dan Kiai Politik (kiai yang sering terlihat bersinggungan dengan partai politik).

Meski dibedakan dalam empat tipologi, namun ke semua Kiai yang disurvei haruslah Kiai yang memiliki pesantren dengan jangkauan pengaruh cukup besar. Misalnya dengan jumlah santri lebih dari seribu dan telah memiliki santri yang kini juga menjadi Kiai di berbagai daerah.

Selain empat tipologi ini, para Kiai yang disurvei mewakili empat wilayah yakni Madura, Arek, Mataraman, dan Pendalungan.

Dari hasil survei terhadap 61 Kiai ini, popularitas Saifullah Yusuf mencapai 100 persen. Artinya seluruh Kiai yang disurvei baik Kiai pesantren Kiai panggung Kiai Tharikat dan Kiai Politik seluruhnya mengenal Saifullah Yusuf.

Sementara Khofifah Indar Parawansa Popularitasnya sebesar 93,4 persen. Nama Khofifah ternyata lebih dikenal oleh para Kiai politik dan kurang dikenal pada Kiai Pesantren, Kiai Terikat maupun Kiai Panggung

Selain nama Khofifah juga muncul nama Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga dengan tingkat popularitas 88,5 persen. Kemudian Tri Rismaharini, Walikota Surabaya dengan tingkat popularitas sebesar 85,2 persen.

Untuk tingkat elektabilitas atau keterpilihan, nama Saifullah Yusuf dipilih oleh 72,1 persen Kiai; lantas Khofifah Indar Parawansa dengan elektabilitas 16,4 persen atau dengan jarak yang cukup jauh jika dibandingkan Saifullah Yusuf. Selain jaraknya cukup jauh, Khofifah mayoritas dipilih oleh para Kiai Politik, dan tidak disukai oleh Kiai Panggung, Kiai Tharikah dan Kiai Pesantren. 

Sementara di bawah Khofifah atau diurutkan ketiga ada nama Halim Iskandar dengan 3,3 persen dan Abdullah Azwar Anas sebesar 1,6 persen.

Di tempat yang sama, Novri Susan, Pengajar Ilmu Politik Universitas Airlangga mengatakan, jika melihat metodologinya, maka survei ini memiliki margin of error antara 3-5 persen. "Artinya hasil survei ini bisa dinaikkan atau diturunkan 5 persen," ujarnya. (wah)

Penulis : Wahidin

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

02 Apr 2019 23:40 WIB

Survei Roy Morgan: Suara Jokowi Turun Tipis, Prabowo Naik

Politik

Jajak pendapat yang dilakukan Roy Morgan pada Maret 2019 memperlihatkan Joko Widodo (Jokowi) unggul tipis dari kompetitornya Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

22 Mar 2019 19:30 WIB

Buruk Laku, Lembaga Survei Harus Dibedah

Hersubeno Arief

Penggunaan lembaga survei untuk memetakan opini publik, sesungguhnya merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam demokrasi modern.

21 Jan 2019 16:03 WIB

Survei Median:Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Hanya Selisih 9,2%

Politik

Dalam survei yang digelar 6-15 Januari 2019 ini elektabilitas Jokowi-Ma'ruf hanya 47,9 persen; sedangkan Prabowo-Sandi sebanyak 38,7 persen.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.