Vanessa Angel Resmi Ditahan Polda Jatim Hari Ini

30 Jan 2019 15:23 Kriminalitas

Rencana Kepolisian Daerah Jawa Timur yang akan menahan Vanessa Angel, naga-naganya bakal terjadi hari ini.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan kepada wartawan, jika pukul 15.00 WIB  ini Polda Jatim menerbitkan surat perintah penahanan untuk Vanessa Angel.

"Hari ini tanggal 30 Januari 2019 yang terhitung mulai pukul 15.00 WIB, administrasi penyidikan terhadap penerbitan surat perintah penahanan sudah kita lakukan penyiapan," ujar Barung di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Rabu 30 Januari 2019.

Vanessa Angel Saat tiba di Mapolda Jatim hari ini Foto Roesdanngopibareng id
Vanessa Angel Saat tiba di Mapolda Jatim hari ini. (Foto: Roesdan/ngopibareng id)

Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan syarat objektif yang menyebut jika ancaman hukuman di atas lima tahun penjara bisa dilakukan penahanan.

"Oleh karena itu, Vanessa Angel yang kita panggil hari ini sebagai tersangka, resmi kita lakukan penanganan sesuai dengan syarat objektif yaitu jika ancaman hukuman yang bersangkutan di atas lima tahun," paparnya.

Selain itu, ada hal subjektif dari penyidik untuk melakukan penahanan. Misalnya, dikhawatirkan tersangka menghilangkan barang bukti, melarikan diri atau mengulangi perbuatannya lagi. Semua pertimbangan subyektif penyidik itu akan tertuang dalam surat perintah penahanan tersebut.

"Oleh karena itu Kapolda Jatim sesuai dengan Keterbukaan Informasi Publik kita sampaikan bahwa secara resmi hari ini kita lakukan Surat Perintah penahanan dari tersangka saudara Vanessa Angel," ujar Barung.

Vannesa Angel rencananya akan dilakukan penahanan selama 20 hari, sesuai surat penahanan yang akan diterbitkan nanti.

"Terhitung hari ini sampai 20 hari ke depan," pungkas Barung.

Hingga saat ini Vanessa Angel belum keluar dari ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Sebelumnya, Vanessa Angel resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Vanessa dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan pasal 27 ayat 1. (ocn)

Penulis : Roesdan Suriansyah
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini