Surabaya Bakal Punya Alun-alun di Atas dan Bawah Tanah

28 Feb 2019 10:50 Surabaya

Proyek pembangunan plaza atau mal bawah tanah di kawasan Balai Pemuda yang tembus ke Jalan Yos Sudarso sisi timur, hingga kini masih dalam proses pengerjaan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebut jika plaza atau mal bawah tanah tersebut akan dikonsep seperti alun-alun. Tempat itu diperkirakan bakal seluas 2 ribu meter.

"Luasnya dua ribuan, konsepnya bukan taman. Konsep alun-alun," sebutnya saat di Rumah dinas Kediaman Wali Kota Surabaya, Rabu 27 Februari 2019.

Ia pun menjelaskan jika nantinya basement Balai Pemuda tersebut akan tersambung ke Jalan Yos Sudarso sisi timur.

Plaza bawah tanah itu sendiri bakal dibangun dua lantai ke bawah ini, rencananya di lantai 1 akan digunakan untuk produk-produk makanan khas Surabaya.

"Lantai 1 untuk makanan-makanan tradisional, produk-produk khas Surabaya. Lantai dua untuk parkir nyeberang. Itu kan jadi satu kesatuan gitu, luas. Nanti namanya alun-alun Surabaya. Kita punya alun-alun nanti." kata dia.

Selain itu, di tempat tersebut juga akan di fasilitas dengan eskalator, lift untuk para masyarakat yang disabilitas. Bahkan akan di angin sebuah patung monumen hingga tempat untuk pentas seni.

"Ada lift buat disabel, kebawah nanti terus ke atas nanti, aku mau tengah buat semacam monumen sawunggaling. Di Pemuda Timur ada patung sawunggaling, di situ ada plaza, ada untuk pentas, ada tribun buat pentas kecil," katanya.

Namun, Risma mengatakan jika sat ini masih ada kendala terkait penyelesaian untuk Plasa Bawah tanah ini.

Pasalnya ada tanah yang berada di Pojokan Jalan Pemuda tersebut yang tengah didugat oleh pihak Maspion, dan saat ini dalam proses gugatan di Pengadilan.

"Jalan pemuda sebelah sana, pojokan itu. masalahnya kan kita dala proses persidangan, mudah-mudahan menang. Itu dulu punya dokter mau tak pakai kantor kelurahan cuman orangnya mau nyewa. Karena tidak kita perpanjang terus minta diperpanjang, udah mati berapa tahun, maspion dan sekarang dia gugat dipengadilan," katanya.

Risma berharap agar kasus tersebut segera terselesaikan dan pembuatan alun-alun Kota Surabaya yang digadang-gadangnya itu rampung.

"Mudah-mudahan ini masalah kelar kita menang kita bisa selesaikan tahun ini," harapnya. (frd)

Penulis : Farid Rahman
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini