Salah satu lukisan yang dipamerkan di Surabaya Art Centre. (Amanah/ngopibareng.id)

Surabaya Art Centre, Alternatif Baru Wahana Seni di Surabaya

Surabaya 16 July 2018 12:24 WIB

Surabaya Art Centre (SAC) bertajuk 'When Art Meet People' telah resmi dibuka pada 14 juli 2018. Pameran yang berlangsung di Lenmarc Mall Surabaya Lantai I ini, digagas oleh Irawan Hadikusumo dan Rasmono Sudarjo.

Mereka menginginkan SAC sebagai artspace (ruang seni) baru dan permanen di Surabaya  untuk menambah tempat bagi para seniman dalam mengekpresikan seni yang bisa menjembatani masyarakat dan seniman.

SAC ini disiapkan untuk beberapa hal yang tidak bisa digelar oleh artspace-artspace yang lebih dulu hadir. Misalnya untuk menggelar permanent art fair atau pameran tetap dalam jangka waktu tak terbatas, ini baru pertama kalinya ada di Surabaya, yakni di SAC.

SAC ini juga merupakan Artspace terbesar yang berada di wilayah mall di Jawa Timur. Sebagai yang terbesar maka SAC bisa dikatakan sebagai galeri seni yang terbesar berada di mall.

"Sebelumnya memang sudah ada galeri seni di mall salah satunya milik Rasmono sendiri yakni Shao Gallery, tapi tidak seluas SAC. Jadi SAC ini memang dibuat untuk memfasilitasi seniman muda dan masyarakat yang berminat ke kesenian," ungkap Irawan. 

Salah satu karya yang dipamerkan di SAC AmanahngopibarengidSalah satu karya yang dipamerkan di SAC. (Amanah/ngopibareng.id)

SAC  juga menjadi berbeda lantaran baru pertama kalinya bergabung dengan delapan galeri di Surabaya, bahkan ada pula galeri nasional maupun internasional yang juga ikut bergabung.

Ke delapan galeri itu yakni dari Surabaya ada Shao Gallery, Hadi Gallery, Galeri Unesa, dari luar kota ada Lawangwangi Creative Space dari Bandung dan Equator Art Projects by Langgeng Art Foundation. 

Dari luar negeri ada Soca Gallery Fujian, Yongqing Gallery Beijing, Indonesia China Cross Culture. Selama persiapan, ternyata masuk satu galeri dari Jepang yang akhirnya bergabung dengan SAC, Brillant Gallery Ehime.

Tak hanya itu, SAC juga menyediakan tempat bagi seniman muda yang ingin menampilkan karyanya. "Kami selalu tertarik untuk memikirkan seniman-seniman generasi muda. Kami memberikan prospek room yang isinya karya seniman di bawah 30 tahun," pungkasnya. (amm)

Penulis : Amanah Nur Asiah

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 13:10 WIB

Masjid Al Akbar Batasi Jemaah Salat Idul Adha, Ini Cara Daftarnya

Surabaya

Pembatasan jemaah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

11 Jul 2020 12:35 WIB

Pemkot Surabaya Sebut Tiga Ribu Pasien Covid-19 Sembuh

Surabaya

Setelah mendapat tambahan 76 orang pasien sembuh, di Asrama Haji Surabaya

10 Jul 2020 22:49 WIB

Wawali Minta Warga Manfaatkan Dana Stimulan untuk Hal Ini

Surabaya

Dapur Umum bisa melandaikan kasus covid-19 dan meningkatkan gotong royong

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...