Low Season, Sultan HB X Gulirkan Program Jogja Heboh

02 Feb 2019 03:32 Gerak Wisata

Wisatawan harus dalam genggaman. Setidaknya begitu semangat yang meruap dibalik program Jogja Heboh 2019 yang digulirkan langsung oleh Sri Sultan Hemengku Bawono X, Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta. 

Jogja heboh itu berlangsung sepanjang Februari ini. Opening ceremony sudah dilakukan di Kompleks Kepatihan, Jogjakarta. Jogja Heboh menawarkan beragam aktivitas atraksi dan transaksi.

Menurut Sultan, Jogja heboh ini digelar untuk menyiasati kondisi low season di DIJ. Tujuannya agar aktivitas perekonomian masyarakat terus berjalan. Aktivitas perekonomian masyarakat tetap terjaga.

Jogja Heboh 2019 tentu akan merangsang transaksi. Aktivitas ini akan menggerakan perekonomian DIJ di saat kondisi low season seperti ini. Ekonomi masyarakat tetap bergulir. Event ini akan memberikan input data lengkap. 

Jogja Heboh 2019 akan menampilkan 4 sub event. Ada atraksi budaya, seni, dan sport tourism. Ada juga sales mission dan promosi Paket Wisata, plus promosi harga hotel. Lebih menarik lagi, ada great sale di berbagai pusat perbelanjaan.

Sultan menambahkan, event ini diuntungkan momentum perayaan Imlek.

“Joga Heboh 2019 memiliki momentum terbaik. Sebab, bersamaan dengan Tahun Baru Imlek. Daya tarik tentu semakin kuat. Artinya, optimalisasi kunjungan wisatawan terbuka lebar,” kata Sultan.

Program ini, diskon hingga 60% diberikan oleh hotel di DIJ. Namun, hotel yang menyediakan diskon besar ini hanya member PHRI. Harapannya okupansi hotel naik. Sebab, okupansi hotel di DIJ hanya 70% sejak awal Januari. Tingkat keterisian ini terjadi di hotel-hotel ring 1 Kota Jogjakarta. Pada lingkar 2, okupansi hotel hanya 60%. Kondisi ini semakin minor lantaran MICE belum bergulir.

Jogja Heboh diprediksi akan menaikan okupansi hotel dari 10% hingga 15%. Begitu juga dengan aksesibilitas. Sepanjang program bergulir, ada diskon 10% yang diberikan oleh PT Kereta Api Indonesia Daop I. Total ada 16 kereta api tujuan Jogjakarta dan Lempuyangan yang memberikan harga khusus.


Untuk mendukung transaksi, aplikasi khusus Jogja Akses bahkan sudah disiapkan Jogja Heboh. Aplikasi ini berlaku menyeluruh pada member Jogja Heboh. Baik itu, pasar modern, pasar tradisional, destinasi wisata, dan akomodasi. Namun, Jogja Heboh hanya memberlakukan transaksi non tunai melalui Jogja Akses. Aplikasi Jogja Akses bisa didownload melalui Google Store dan App Store sejak Selasa, 22 Januari 2019.

Jogja Heboh membidik market luas. Yang menjadi target adalah wisatawan Malaysia dan Singapura. Wisatawan Malaysia adalah pasar utama DIJ. Jumlah kunjungannya mencapai 50.497 orang di rentang Januari-September 2018. Sedangkan kunjungan wisatawan Singapura mencapai 12.663 orang di rentang waktu yang sama. (*)

Penulis : Widi Kamidi


Bagikan artikel ini