Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami dan memberikan buku tabungan kepada lifter Eko Yuli Irawan (kiri) saat pemberian bonus kepada atlet peraih medali di Istana Negara, Jakarta, Minggu 2 September 2018. Pemerintah memberikan bonus kepada para atlet yang berhasil meraih medali dalam ajang Asian Games 2018. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)

Sukses Selenggarakan Asian Games, Jokowi dapat Untung Ganda

Asian Games 04 September 2018 09:26 WIB

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menilai wajar jika Presiden Joko Widodo mendapatkan bonus ganda elektabilitas dari keberhasilan Asian Games (AG) 2018 di Jakarta dan Palembang.

"Penyelenggaraan Asian Games 2018, Indonesia bukan hanya sukses sebagai penyelenggara tapi juga sukes meraih prestasi dengan perolehan 31 medali emas, 24 medali perak dan 43 medali perunggu," kata Andreas H Pareira kepada pers, Jakarta, Selasa.

Menurut Andreas, sejak semula sudah diduga bahwa penyelenggaraan Asian Games 2018 ini akan sukses dan dapat menjadi salah satu langkah meningkatnya elektabilitas Presiden Joko Widodo. 

"Sukses  juga dapat diartikan bonus untuk pemerintahan Presiden Jokowi. Sukses Asian Games 2018 bukan hanya pada penyelenggaraan tapi sukses sukses prestasi, sehingga dapat disebut Pak Jokowi mendapat bonus ganda," katanya.

Anggota Komisi I DPR RI ini menegaskan, keberhasilan Asian Games 2018 ini harus diakui karena totalitas dukungan pemerintah melalui koordinasi yang efektif antarinstansi.

Menurut dia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun infrastruktur, Kementerian Pemuda dan Olah Raga berperan membina cabang-cabang olah raga, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bertanggung jawab mengoordinir kementerian terkait untuk merencanakan penyelenggaraan Asian Games, hingga pelaksanaan Asian Games yang diketuai oleh panitia pelaksana profesional Eric Thohir. 

Sementara itu, kata dia, induk organisasi cabang-cabang olah raga yang berada di Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) maupun Komite Olah Raga Internasional (KOI), membina dan melatih para atlet yang akan berkompetisi.

"Semuanya berada dalam satu garis komando dari Presiden," katanya. (ant)

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Feb 2020 06:20 WIB

Mantan PM Inggris Jadi Dewan Penasehat Relokasi Ibu Kota RI

Nasional

Pertemuan Presiden Jokowi dan Tony Blair bahas pembangunan ibu kota baru.

27 Feb 2020 21:26 WIB

Pesawat Kepresidenan Baru untuk Jokowi

Nasional

Diduga manfaatkan Boeing 777 Garuda yang nganggur.

27 Feb 2020 12:58 WIB

Jemaah Umroh Distop, Jokowi Hargai Sikap Arab Saudi

Nasional

Presiden menghargai sikap pemerintah Arab Saudi yang stop jemaah umroh.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.