Aplikasi dnor darah Sidoni, stok darah PMI Kab Tangerang. (Foto: Dok. PMI Kab Tangerang)
Aplikasi dnor darah Sidoni, stok darah PMI Kab Tangerang. (Foto: Dok. PMI Kab Tangerang)

Stok Darah PMI di Kabupaten Tangerang Menipis

Ngopibareng.id Nasional 28 April 2020 12:15 WIB

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, Banten, mengungkapkan menipisnya stok darah di tengah masa pandemi virus corona (Covid-19). Menipisnya stok darah dikarenakan kebutuhan yang meningkat.

"Kita berupaya dalam meningkatkan stok darah, karena kebutuhan terus meningkat selain di setiap Rumah sakit yang ada di Tangerang," kata Kepala Unit Donor Darah PMI Kabupaten Tangerang, Zainal Muttaqien dalam keterangan tertulis, Selasa 28 April 2020.

Untuk itu, PMI mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui langsung kondisi stok darah di Kabupaten Tangerang, bisa dilihat melalui aplikasi Sidoni yang dapat diunduh di Google Play Store.

Sementara itu, petugas donor darah, Lusi mengatakan bahwa stok darah di Kantor Unit Donor Darah PMI Kabupaten Tangerang Menipis. Karena setiap harinya 50-100 kantong darah yang digunakan.

"Tidak seperti biasanya, stok darah hanya terhitung puluhan di setiap golongan darah, setiap golongan stok menipis. Biasanya kondisi normal setiap golongan darah ratusan kantong, karena kebutuhan setiap harinya 50-100 kantong darah," ujar Lusi.

Berikut stok darah yang dimiliki Kantor Unit Donor Darah PMI kabupaten Tangerang per tanggal 27 April 2020 pukul 14.30 WIB:

1. Golongan darah A 70 kantong

2. Golongan darah B 65 kantong

3. Golongan darah O 161 kantong

4. Golongan darah AB 55 kantong

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Feb 2021 02:19 WIB

Kritik Masyarakat Sakit, Al-Ghazali: Akalbudi Basis Pahami Agama

Khazanah

Pesan-pesan Islam KH Husein Muhammad

26 Feb 2021 01:45 WIB

Tradisi Menulis Ciri Khas Kader Muhammadiyah, Pesan Haedar Nashir

Khazanah

Tulisan di media dikoreksi bahasa, substansi dan konteks

25 Feb 2021 23:10 WIB

Resmi, Australia Wajibkan Google dan Facebook Bayar ke Media

Aplikasi

Undang-undang ini menjadi yang pertama di dunia.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...