Ketua PBNU KH Robikin Emhas sedang menyanyi
Ketua PBNU KH Robikin Emhas sedang menyanyi "Ya Lal Wathon", pertanda cinta Tanah Air. (Foto: Istimewa)

Soal 'Hayya Alal Jihad’, PBNU: Jangan Terpengaruh Hasutan

Ngopibareng.id Khazanah 01 December 2020 06:19 WIB

Ketua PBNU KH Robikin Emhas mengatakan, jihad harus dimaknai sebagai upaya sungguh-sungguh dari segenap komponen bangsa untuk mewujudkan cita-cita nasional, bukan peperangan.

Robikin mengungkapkan hal itu, merespons atas beredarnya video singkat sekelompok orang yang menyerukan kalimat 'Hayya Alal Jihad’.

Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, sekelompok orang mula-mula mengumandangkan kalimat adzan. Hanya saja, ketika sampai pada kalimat Hayya Ala Sholah, diganti dengan kalimat Hayya Alal Jihad yang berarti ajakan berperang.

"Dalam negara yang telah merdeka seperti Indonesia, jihad harus dimaknai sebagai upaya sungguh-sungguh dari segenap komponen bangsa untuk mewujudkan cita-cita nasional, bukan peperangan," tutur Robikin Emhas.

"Apa itu? Mewujudkan perdamaian dunia, mencerdaskan kehidupan bangsa, memakmurkan ekonomi warga serta menciptakan tata kehidupan yang adil dan beradab," tegas KH Robikin dalam keterangan tertulis, di Jakarta, dikutip Selasa 1 Desember 2020.

Oleh karena itu, di tengah kehidupan yang plural seperti di Indonesia ini, KH Robikin mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus memperkuat toleransi dan saling menghargai baik sesama maupun antarpemeluk suatu agama, etnis, dan budaya.

"Mari kita kokohkan persatuan dan kesatuan. Kita perkuat persaudaraan sesama warga bangsa dan persaudaraan kemanusiaan sebagai sesama keturunan anak cucu Nabi Adam AS," seru KH Robikin.

"Jangan terpengaruh hasutan, apalagi terprovokasi. Agama jelas melarang keterpecah-belahan dan menyuruh kita bersatu dan mewujudkan perdamaian di tengah kehidupan masyarakat," uajr Ketua PBNU, KH Robikin Emhas mengomentarai video sekelompok orang yang menyerukan kalimat 'Hayya Alal Jihad’.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

18 Jan 2021 02:20 WIB

Obesitas Informasi, Soal Vaksin Masyarakat Terpedaya Hoaks

Khazanah

Prof Alimatul Qibtiyah: Era post truth obesitas informasi jadi masalah

18 Jan 2021 01:04 WIB

Kiai Hasan Mimbar, Penerus Perjuangan Diponegoro Berdakwah

Khazanah

Dirikan pesantren, benteng perjungan dakwah di Tulungagung

17 Jan 2021 23:32 WIB

Sepi Agenda Politik, Ketua PDIP Jatim Ajak Sering Silaturahmi

Politik

Agar tetap solid jelang 2024

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...