Erina Maula Hassa saat menunjukan inovasi sabun dan lilin dari minyak jelanta. (Foto: istimewa)
Erina Maula Hassa saat menunjukan inovasi sabun dan lilin dari minyak jelanta. (Foto: istimewa)

Siswi SMP Didapuk Jadi Putri Lingkungan Hidup karena Jelantah

Ngopibareng.id Teknologi dan Inovasi 07 December 2019 07:51 WIB

Tahukah Anda jika ternyata satu liter minyak goreng bekas atau sering disebut dengan jelantah bisa mencemari 100 juta liter air. Hal inilah yang kemudian menjadikan Erina Maula Hassya berinovasi membuat sabun dan lilin dari limbah minyak jelantah.

"Orang-orang pasti buang minyak jelanta ke selokan-selokan dekat rumah. Atau di tanah yang juga akan berdampak pada masyarakat. Saya berpikir kalau bisa diolah kenapa tidak," ujar Erina sapaan akrab Erina Maula Hassya.

Inovasi yang dilakukan Erina ini tidak hanya berhenti pada dirinya. Tapi juga ia sosialisasikan kepada masyarakat sampai mengadakan workshop pembuatan sabun dari minyak jelantah. Sosialisasi ini biasanya ia lakukan kepada ibu-ibu PKK saat arisan di kampungnya.

Erina bercerita, dia sudah mensosialisasi ini di sembilan RW Kelurahan
Pradah Kali Kendal, tiga RW di Manukan, satu RW ditempat ia tinggal yakni perumahan Griya Citra Asri Surabaya.

"Tak hanya di RW. Saya juga pernah mensosialisasikan inovasi ini ke taman-taman. Seperti Kebun Bibit Wonorejo, Taman Flora, Taman Harmoni, hingga Taman Cahaya," tutur siswi yang duduk di bangku kelas VIII SMPN 26 Surabaya ini.

Produk olahan sabun dan lilin dari minyak jelanta Foto istimewaProduk olahan sabun dan lilin dari minyak jelanta. (Foto: istimewa)

Sosialisasi ini, ujar Erina juga dilakukan bertahap. Untuk ibu-ibu PKK dilakukan seminggu dua kali. Kalau di tempat umum seperti taman dilakukan saat hari libur.

Dalam mendapatkan minyak jelantah, Erina mengaku, jika terkadang ia harus jemput bola untuk mengambil minyak jelantah dari warga. Jelantah dari warga ini kemudian ia tukar dengan sabun yang sudah jadi.

"Kadang dari RW yang sudah saya sosialisasikan. Nanti kalau minyak jelantahnya sudah terkumpul saya dikabari dan saya ambil," cerita Erina yang masih berusia 13 tahun ini.

Ke depannya Erina mengatakan, masih akan mencari inovasi lain yang bisa dibuat dari minyak jelantah. Ia juga berharap masyarakat Surabaya mulai sadar akan bahayanya membuang minyak jelantah sembarangan.

Inovasi yang dinamai 'Mijel Soap' ini berhasil membawa Erina didapuk menjadi Putri Lingkungan Hidup 2019 tingkat SMP.

Penulis : Pita Sari

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Feb 2021 02:19 WIB

Kritik Masyarakat Sakit, Al-Ghazali: Akalbudi Basis Pahami Agama

Khazanah

Pesan-pesan Islam KH Husein Muhammad

26 Feb 2021 01:45 WIB

Tradisi Menulis Ciri Khas Kader Muhammadiyah, Pesan Haedar Nashir

Khazanah

Tulisan di media dikoreksi bahasa, substansi dan konteks

25 Feb 2021 23:10 WIB

Resmi, Australia Wajibkan Google dan Facebook Bayar ke Media

Aplikasi

Undang-undang ini menjadi yang pertama di dunia.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...