Salah satu adegan film Fortress 2: Re-Entry. (Foto: YouTube)
Salah satu adegan film Fortress 2: Re-Entry. (Foto: YouTube)

Sinopsis Fortress 2: Re-Entry, Kabur dari Penjara Luar Angkasa

Ngopibareng.id Film 25 October 2020 22:55 WIB

Film Fortrees 2: Re-Entry akan ditayangkan Trans TV dalam program Bioskop Trans, Minggu 25 Oktober 2020 pukul 00.00 WIB. Film ini dibintangi aktor Christopher Lambert. Film bergenre aksi fiksi ilmiah yang disutradarai oleh Geoff Murphy ini menunjuk Troy Neighbors dan Steven Feinberg sebagai penulis skenario film.

Film ini adalah sekuel dari film Fortress (1992) di mana aktor utamanya Christopher Lambert mengulang perannya sebagai John Henry Brennick. Film ini mendapat nilai 4,6 dari 10 di situs IMDb. Sedangkan skor 21 persen diberikan penonton di situs Rotten Tomatoes.

Film berdurasi 92 menit yang dirilis perdana pada 3 Maret 2000 di Australia.

Sinopsis

Sepuluh tahun setelah peristiwa Fortress (1992), John Brennick (Christopher Lambert) ada di suatu tempat di Amerika Utara, masih dalam pelarian dari Men-Tel dan tinggal di pegunungan pedesaan.

Putranya Danny (Aidan Rea) mengatakan kepadanya untuk segera pulang. Saat tiba di rumah, ada tiga orang yang menunggu mereka. Ketiganya meminta John untuk membantu mereka menghancurkan pembangkit listrik baru Men-Tel. Mereka juga mengatakan bahwa perusahaan itu di ambang kehancuran. Namun John menolak, ia hanya ingin melindungi keluarganya, ketiganya pun pergi karena penolakan itu.

Ketika John melambaikan tangan, dua helikopter Men-Tel muncul dan John mengacak rencana pelarian keluarganya. Dia mengirim Danny dan Karen (Beth Toussaint) melalui lorong bawah tanah, sementara dia memimpin para tentara mengejar angsa liar. Kemudian Pertempuran berakhir dengan satu helikopter hancur dan mobil jeep John yang terbalik.

John lalu ditangkap. Saat terbangun, ia berada di sebuah ruangan dan ada suara di situ yang mengatakan bahwa John berada di penjara lagi dan telah dijatuhi hukuman mati. Selain itu, di otaknya juga telah ditanamkan alat modifikasi perilaku yang bisa menyebabkan sakit kepala dengan berbagai intensitas ketika tahanan memasuki area terlarang.

Dia juga menemukan salah satu pria yang mengunjunginya, yakni mantan wakil presiden Men-Tel, yang sekarang otaknya rusak karena alat yang ditanam secara tidak benar. Lalu ada juga pengunjung John yang lain, seorang mantan tentara, juga berada di penjara dan berteman dengan salah satu penjaga.

Tak lama kemudian, sebuah video ditunjukkan kepada mereka, isinya tentang seorang tahanan wanita yang menerima hukuman mati, diterbangkan ke luar angkasa melalui lubang udara.

Video tersebut kemudian menunjukkan kepada para tahanan bahwa penjara baru mereka sebenarnya adalah sebuah stasiun ruang angkasa yang mengorbit Bumi yang digunakan untuk menghasilkan tenaga melalui array surya. John pun mencoba melarikan diri dengan antar-jemput pengiriman air tetapi ditangkap dan dikirim ke area kapal terbuka di mana John dibombardir dengan radiasi matahari.

Mampukah ia dan teman-temannya keluar dari "penjara" tersebut dan berkumpul lagi bersama keluarganya?

* Jadwal acara ini bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penyiaran stasiun televisi.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Nov 2020 02:30 WIB

Di Masa Pandemi Muhammadiyah Hadir Memberi Solusi, Ini Faktanya

Khazanah

Kesibukan harus dilakukan jika umat dan bangsa ingin maju

29 Nov 2020 01:42 WIB

Para Sufi Mencari Tuhan, dari Rumi hingga Hamzah Fansuri

Khazanah

Tuhan itu dekat di hati setiap mukmin

28 Nov 2020 23:30 WIB

Umur 12 Tahun, Bocah Jenius Ini Sudah Jadi Mahasiswa

Human Interest

Caleb Anderson memiiki kemampuan unik sejak lahir.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...