Kunjungan Walikota Tasikmalaya ke kantor BPJS Kesehatan. (Foto: BPJS Kesehatan)
Kunjungan Walikota Tasikmalaya ke kantor BPJS Kesehatan. (Foto: BPJS Kesehatan)

Sinergi BPJS Kesehatan dengan Pemkot Tasikmalaya

Ngopibareng.id BPJS Kesehatan 29 February 2020 01:47 WIB

Komitmen yang tinggi Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk terus memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakatnya terbukti nyata. Hal tersebut terlihat dari adaya perhatian yang diberikan oleh Wali Kota Tasikmalaya saat melakukan kunjungan ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya untuk melihat lebih jauh tentang implementasi Program JKN-KIS yang berjalan di wilayah kerjanya, Jumat, 21 Februari 2020.

Pada kunjungannya tersebut, Walikota Tasikmalaya beserta jajarannya langsung disambut dengan baik oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya Agus Ramlan, didampingi oleh Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Jajan Nurjana dan Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan Hardy Hutahaean.

Agus mengatakan bahwa BPJS Kesehatan selaku penyelenggara jaminan sosial di bidang kesehatan siap untuk memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai Program JKN-KIS. Dengan adanya kunjungan ini, BPJS Kesehatan berharap bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat terus bersinergi dengan Program JKN-KIS.

“Kami menyambut baik kedatangan Wali Kota dan jajarannya di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya. Kami siap melayani masyarakat Kota Tasikmalaya yang telah terdaftar pada Program JKN-KIS dan selalu memberikan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat yang belum terdaftar. Kami harap pertemuan ini menjadi awal dari sinergi yang solid dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya,” ujar Agus.  

Agus menambahkan, hingga saat ini penduduk Kota Tasikmalaya yang telah terdaftar di Program JKN-KIS sudah mencapai angka 80,38 %. Artinya masih tersisa sekitar 19,62 % lagi penduduk di Kota Tasikmalaya yang belum terdaftar ke Program JKN-KIS agar Kota Tasikmalaya menuju Universal Health Coverage (UHC) sesuai amanah undang-undang. Menurutnya, peran Pemerintah Kota Tasikmalaya sangat dibutuhkan untuk mendaftarkan warganya yang belum terdaftar melalui mekanisme Jamkesda.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan bahwa pihaknya sedang berfokus untuk menghadirkan sarana dan prasarana di RSUD Dokter Soekardjo untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kami saat ini fokus terhadap bidang kesehatan yaitu dengan pengembangan sarana dan prasarana. Hingga saat ini, kami memiliki fokus untuk Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soekardjo dan peningkatan anggaran APBD Kota Tasikmalaya untuk Jamkesda," terang Budi. 

Sampai dengan Bulan Februari 2020, penduduk di Kota Tasikmalaya yang telah menjadi peserta JKN-KIS sebanyak 714.978 peserta atau sekitar 80,38 %, Pemerintah Kota Tasikmalaya telah menjaminkan penduduknya melalui PBI APBD sebanyak 59.004 peserta.

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

22 Jan 2021 16:55 WIB

Anggaran Pendidikan Rp550 T, Kemendikbud Hanya Kelola Rp81 T

Nasional

Sebagian besar dana dikelola lembaga lain termasuk Pemda.

22 Jan 2021 16:45 WIB

10 Kelurga Korban Terorisme di Sulsel dapat Ganti Rugi Rp2 M

Nasional

Korban meninggal mendapat ganti rugi Rp250 juta.

22 Jan 2021 16:35 WIB

Kasus Covid-19 di Jatim Naik Lipat Tiga Selama Tiga Bulan

Jawa Timur

Dalam tiga bulan ada seribu kasus tambahan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...