Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara erupsi. (Foto: Twitter @KementerianESDM)
Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara erupsi. (Foto: Twitter @KementerianESDM)

Sinabung Erupsi 2.000 Meter

Ngopibareng.id Warta Bumi 08 August 2020 10:15 WIB

Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 2.000 meter di atas puncak atau ± 4.460 meter di atas permukaan laut, Sabtu 8 Agustus 2020 sekitar pukul 01.58 WIB.

Mengutip akun resmi Twitter #EnergiBerkeadilan @Kementerian ESDM, Gunung Sinabung berada pada Status Level III (Siaga). Sementara itu material abu vulkanik Sinabung juga mengguyur Kota Berastagi. Gunung Sinabung tercatat terakhir kali erupsi pada Juni 2019.

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi kurang lebih 1 jam 44 detik.

"Masyarakat dan pengunjung/wisatawan diimbau agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 km dari puncak Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara," demikian imbauan yang dimuat di akun resmi @KementerianESDM.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat dimbau agar memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.

Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Feb 2021 10:57 WIB

Hasto: PDIP Syok Nurdin Abdullah Diciduk KPK

Nasional

Sekjen PDIP mengaku syok terhadap OOT Nurdin Abdullah.

28 Feb 2021 10:23 WIB

Sinopsis Insya Allah Sah 2: Usaha Raka Hentikan Aksi Penjahat

Film

Film Insya Allah Sah 2 akan tayang di program Movievaganza Trans 7.

28 Feb 2021 09:55 WIB

Millendaru dkk Positif Benzo, Kafe Langgar PPKM Disegel

Nasional

Kafe Brotherhood disegel karena melanggar PPKM.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...