Sidang MK, Pedagang Handuk Kecipratan Rezeki

Nasional 26 June 2019 10:08 WIB

Pedagang handuk keliling kecipratan rezeki saat berjualan di sekitar lokasi aksi massa di kawasan Patung Kuda Monas dan sekitar Mahkamah Konstitusi, Jakarta. "Biasanya saya berjualan di terminal, dapatnya tidak sampai Rp100.000 berjualan dari pagi sampai sore hari, ini kali kedua berjualan di sini, besok rencananya juga ke sini lagi," kata Haris (40) di Jakarta, Rabu 26 Juni 2019.

Sementara ketika berjualan di lokasi aksi sekitar Patung Kuda Monas, ia bisa mendapatkan keuntungan lebih dari Rp300.000. Itu pun Haris tak perlu berjualan sampai larut. "Paling setengah hari, sampai siang, (pengunjuk rasa) perlu handuk untuk menyeka keringat," latanya.

Ada dua jenis handuk yang dijualnya, yakni handuk dengan panjang sisi 25 sentimeter dan 60 sentimeter.

"Yang kecil Rp5.000, dan yang besar Rp25.000, semoga aksi kali ini berlangsung damai, semuanya mendapat berkah," ujarnya.

Elemen Gerakan Kedaulatan Rakyat Untuk Keadilan dan Kemanusiaan berencana menggelar aksi bertajuk Tahlil akbar 266 di kawasan Tugu Patung Kuda Monas pada Rabu, pukul 08.00, 26 Juni 2019. Organisasi yang tergabung dalam gerakan itu yakni, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama), Front Pembela Islam dan Alumni 212. (ant)

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

23 Jun 2020 02:14 WIB

Sunatullah, Aktivisme-Strategi Komunikasi Berubah Pasca Covid-19

Khazanah

Memetik hikmah dan berkah di balik bencana

16 Jun 2020 04:24 WIB

Pemberdayaan Ekonomi Nahdliyin Harus Jadi Fokus Utama Gerakan NU

Khazanah

PCINU Jepang: Jangan terus disibukkan urusan politik semata

15 Jun 2020 14:16 WIB

Nasionalis Harus Beragama, Beragama pun Harus Nasionalis

Khazanah

Pesan KH Said Aqil Siroj terkait kehidupan berbangsa bernegara

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...