Manajer Liverpool Juergen Klopp. (Foto:Reuters)

Setelah Juara Liga, Liverpool Tak akan Banyak Belanja

Liga Inggris 30 June 2020 11:51 WIB

Setelah menjuarai Liga Premier, Liverpool  tidak akan menghabiskan banyak uang pada bursa transfer jelang musim depan. Manajer Liverpool Juergen Klopp melihat beberapa pemain mudanya punya potensi, dan  berpeluang masuk skuat utama.

Liverpool sebelumnya getol mengejar striker Jerman Timo Werner dari RB Leipzig sebelum akhirnya pemain berusia 24 tahun itu memilih Chelsea.

Klopp mengatakan jendela transfer yang akan datang kemungkinan  tak seheboh dari tahun-tahun sebelumnya karena dampak COVID-19 juga berimbas pada keuangan klub.

"COVID tentu saja telah mempengaruhi kedua belah pihak untuk membeli dan menjual pemain, itu benar-benar normal, dan sepertinya kali ini tidak akan menjadi musim panas paling sibuk di dunia," kata Klopp seperti dilansir Reuters, Selasa.

"Kami tidak dapat menghabiskan jutaan dan jutaan karena kami ingin atau kami pikir itu baik untuk dilakukan. Kami tidak pernah menginginkan itu."

"Masalah dengan skuat yang kuat adalah bagaimana Anda meningkatkan skuat yang kuat di pasar transfer? " kata Klopp.

"Anda harus kreatif. Kami mencoba mencari solusi secara internal dan masih banyak yang akan datang: kami memiliki tiga atau empat pemain yang dapat membuat langkah besar."

Jurgen Klopp sebelumnya meminta para suporter Liverpool agar menunda merayakan kesuksesan klub meraih gelar juara Liga Premier Inggris pertama mereka sejak 30 tahun terakhir.

Ribuan orang bersuka cita dan merayakan kesuksesan klub di tepi pantai kota pada Sabtu lalu, meski masih ada pembatasan perkumpulan massa karena pandemi virus corona.

Bahkan perayaan tersebut diwarnai dengan sebuah insiden saat petugas pemadam kebakaran harus memadamkan api di Liver Building. Insiden tersebut membuat 34 orang terluka dan tiga diantaranya cukup serius.

Klopp sendiri mengaku bahwa ia "tidak suka" dengan adanya insiden di Pier Head itu. 
"Saya seorang manusia dan semangat Anda adalah semangat saya juga, tetapi saat ini yang paling penting adalah bahwa kita tidak memiliki perkumpulan publik semacam ini," ujar pelatih asal Jerman dalam sebuah surat yang dirilis di Liverpool Echo yang dilansir BBC pada Senin kemarin. (Ant/Rtr)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

10 Jul 2020 23:23 WIB

Metro TV Minta Polisi Usut Tuntas Terbunuhnya Yodi Prabowo

Nasional

Ada dugaan Yodi tewas dibunuh.

10 Jul 2020 23:19 WIB

Ganjar Pranowo: Alumni UGM Kangslupan Demit

Nasional

Mas, mau liat AD/ART-nya seperti apa, kok organisasi alumni ne hebat.

10 Jul 2020 23:07 WIB

840 ASN Pemprov Jatim Jalani Tes Usap PCR, 98 Positif Covid-19

Jawa Timur

Sebelumnya, pemprov Jatim menemukan 98 ASN terkonfirmasi positif corona.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...