Serukan Perdamaian Dunia, Ini Ikrar Pengamal Tarekat dan Tokoh Lintas Agama

02 Apr 2018 16:27 Khazanah

Salah satu agenda penting dalam Musyawarah Idarah (Musda) ke-4 Jam’iyah Ahlith Thariqah Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) Jatim adalah terpilihnya Rais Syuriah dan Mudir Idarah Wustha. Pengasuh Pondok Pesantren Thariqah Sulaiman Madiun, KH. Ngadiyin Anwar akhirnya terpilih sebagai Rais Am (Ifadliyyah) Idarah Wustha JATMAN Jatim dalam rapat tertutup yang dilakukan sembilan Mursyid Thariqah anggota tim formatur Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA).

Sidang pleno yang dipimpin Dr. KH. Mashudi, M.Ag itu juga menetapkan KH. Adam Arifin Khon sebagai Mudir (Imdlaiyyah) Idarah Wustha Jamiyyah Ahli Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah periode 2018 -2023.

KH Ngadiyin Anwar dan KH Adam Arifin Pimpin JATMAN Jatim
KH Ngadiyin Anwar dan KH Adam Arifin Pimpin JATMAN Jatim

Terpilihnya Rais Aam dan Mudir tersebut  atas kesepakatan 9 anggota Tim AHWA, yang terdiri dari :

1.    Dr. KH. Ali Mashudi (Sekretaris Jenderal Idarah Aliyah)
2.    KH. Muh. Marta’in Karim (Rais Aam Demisioner)
3.    KH. M. Khusnan Ali (Ex. Karasidenan Surabaya)
4.    KH. Syamsuddin (Ex. Bojonegoro)
5.    KH. SolihinRozin (Ex. Karasidenan Malang)
6.    KH. Robet Wahyudi(Ex. Karasidenan Kediri)
7.    KH. M. Nasruddin (Ex. Karasidenan Madiun)
8.    KH. Amin usthofa (Ex. Karasidenan Besuki)
9.    KH. Imam Mawardi (Ex. Karasidenan Madura)

Sistem AHWA adalah mekanisme yang diterapkan untuk memilih Rais Aam dan Mudir Idarah Wustha Jawa Timur sekaligus oleh 9 Mursyid Thariqah dengan cara musyawarah mufakat.

Sekretaris Jenderal Idarah Aliyah, Dr. KH Mashudi, M.Ag dalam sambutannya, memberi ucapan selamat dan mengingatkan bahwa tugas penting dari Rais Aam dan Mudir adalah memasyarakatkan thariqah, menthariqahkan masyarakat, bagaimana thariqah tidak hanya menyentuh level usia lanjut saja, tetapi juga segala usia.

Jawa Timur, Kata Mashudi, dengan keberadaan 14 Thariqah yang berbeda adalah kekuatan membangun kerukunan, harmoni sekaligus teladan bagi daerah lain.

Bangun Sinergitas dengan Ikrar Perdamaian  

Sebanyak 15.000 Jamaah Thariqah & Undangan menyaksikan Prasasti Ikrar Perdamaian Masyarakat Dunia pada acara Pembukaan Musyawarah Idaroh (MUSDA) Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh al-Mu'tabaroh an-Nahdliyah ke-4 (JATMAN) Idaroh Wustho Provinsi Jawa Timur tadi, Sabtu (31/3/2018) di halaman Universitas Yudharta Pasuruan Pondok Pesantren Ngalah.

Acara ini sebagai simbol untuk terus menciptakan komitmen dalam menjaga keutuhan NKRI dan kebersamaan antar umat di dunia.
Prosesi Pembacaan Ikrar Perdamaian ini dipimpin oleh Danrem 083 Baladhika Jaya, Kolonel Inf. Bagus Suryadi Tayo serta diikuti oleh ratusan Tokoh lintas Agama, Mursyid Thariqah, Ketua Ormas, TNI-POLRI, Konsul Jenderal Negara Amerika, RRT, Australia dan ribuan tamu undangan MUSDA  JATMAN Jatim ke-4 dari berbagai daerah.

Adapun teks Ikrar Perdamaian Masyarakat Dunia sebagai berikut:

1.    Wajib menjaga keharmonisan dan perdamaian dunia dengan menjunjung tinggi sikap toleransi antarumat beragama, antarbudaya, dan antarbangsa serta menghargai hak asasi manusia.

2.    Mencegah dan berupaya menghentikan segala bentuk tindakan diskriminasi, peperangan, terorisme, dan kekerasan,

3.    Bersama-sama menjadikan bumi ini sebagai “RUMAH KITA BERSAMA” yang damai, penuh toleransi, aman, dan nyaman bagi semua umat manusia.

Selain itu, acara ini juga menuai beberapa pujian, salah satunya disampaikan oleh Pdt. Simon Filantropha, MST bahwa beliau merasa kagum dengan terselenggaranya acara ini. "Sudah ketiga kalinya Yudharta menggelar acara sebesar ini, dan sudah menjadi tradisi.

Mengumpulkan orang sebanyak ini tidaklah mudah, tapi nyatanya Yudharta dan Ponpes Ngalah bisa, untuk itu saya selalu bilang WAUW" Puji Ketua PGI Jawa Timur tersebut.

Beliau juga mengharap acara ini mampu melahirkan kehidupan spiritualitas yang sehat, baik, dan indah, karena inisiatif menggandeng Umat Beragama yang dipelopori oleh ulama Thariqah baru kali ini.  (adi)

Penulis : Riadi


Bagikan artikel ini