KA Kertajaya jurusan Surabaya-Jakarta berhenti beroperasi. (Foto:PT KAI)

Sepi Penumpang, KA Harina dan KA Kertajaya Berhenti Beroperasi

Nasional 23 April 2020 09:45 WIB
KA Harina dan KA Kertajaya berhenti beroperasi. KA Harina  melayani rute Surabaya menuju Bandung, via Semarang. Sementara KA Kertajaya melayani jurusan Surabaya-Jakarta yang juga melintasi Semarang.

PT KAI menghentikan sementara perjalanan KA Harina dan Kertajaya, kereta jarak jauh yang transit di Semarang, Jawa Tengah, akibat penurunan okupansi penumpang dampak COVID-19.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro di Semarang, Rabu, mengatakan, perjalanan kedua KA tersebut akan dibatalkan hingga akhir April 2020.

KA Harina melayani rute Surabaya menuju Bandung, via Semarang. Sementara KA Kertajaya melayani jurusan Surabaya-Jakarta yang juga melintasi Semarang.

"Hari ini Bandung sudah mulai PSBB, Oleh karena itu perjalanan KA Harina akan dibatalkan mulai 23 hingga 30 April," kata Krisbiyantoro.

Dengan pembatalan perjalan kedua KA tersebut, kata dia, total sudah ada 68 perjalanan KA yang melibtas di Daop Semarang ini yang disetop sementara akibat Corona.

Dari jumlah tersebut, terdapat 28 perjalanan yang melayani berbagai stasiun di Daop Semarang.

Sementara itu 40 perjalanan sisanya merupakan KA yang rutenya transit di sejumlah stasiun di Daop ini.

Dengan penghentian perjalanan kereta-kereta tersebut, lanjut dia, hingga saat ini masih tersisa dua KA yang melayani perjalanan di Daop Semarang.

Kedua KA tersebut masing-masing KA Maharani jurusan Semarang-Surabaya dan KA Kaligung jurusan Semarang-Tegal. (ant)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Sep 2020 09:20 WIB

Mengapa Perselingkuhan Bisa Terjadi?

Konsultasi Psikologi

Kenali tanda-tanda perselingkuhan dan solusi permasalahannya.

24 Sep 2020 07:26 WIB

Menara Eiffel Diancam Bom, Begini Evakuasi Polisi pada Turis

Internasional

Teror bom dari penelepon misterius

24 Sep 2020 07:17 WIB

NU Harus Mulai Program Ekonomi, Wapres: Manfaatkan Teknologi

Khazanah

Revolusi Teknologi tak bisa dihindari dan harus dimanfaatkan

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...