Para mahasiswa yang berasal dari Aliansi BEM Surabaya saat berdemonstrasi di depan DPRD Jatim. (Foto: Faiq/ngopibareng.id)

Aksi Demo Mahasiswa Surabaya di DPRD Jatim Sempat Memanas

Surabaya 25 September 2019 16:52 WIB

Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Surabaya akhirnya membubarkan diri saat berdemonstrasi di depan Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya. Demo kali ini berjalan cukup kondusif meski ada beberapa insiden kecil.

Insiden kecil tersebut di antaranya para mahasiswa merusak kawat berduri yang menjadi pembatas demonstran dengan petugas yang berjaga. Kawat duri tersebut sempat dirusak oleh para mahasiswa.

Dengan komando dari korlap mahasiswa yang menggunakan pengeras suara, para mahasiswa memasuki halaman DPRD Jatim. Korlap bersama mahasiswa meneriakkan untuk tetap maju satu langkah dan satu komando.

Setelah bisa melalui kawat berduri, para mahasiswa maju ke depan pintu masuk halaman DPRD Jatim dengan membawa keranda berwarna hitam. Selanjutanya mereka menyanyikan lagu darah juang.

Tak lama kemudian, Ketua DPRD Jatim Kusnadi menemui para mahasiswa di depan gedung. Sempat terjadi perdebatan di antara Kusnadi dengan para mahasiswa.

Namun akhirnya politisi PDIP tersebut berjanji akan meneruskan aspirasi mahasiswa kepada elite di pusat. Sembari melepas kemejanya, Kusnadi berbicara menggunakan pengeras suara di atas mobil komando.

Merasa tak puas, mahasiswa mendesak Kusnadi untuk mengatakan secara pribadi bahwa ia menolak RUU KPK dan RUU bermasalah. Setelah didesak oleh para mahasiswa, akhirnya Kusnadi menyatakan sikapnya secara pribadi.

"Atas nama pribadi saya menolak RUU KPK dan RUU bermasalah lainnya," kata Kusnadi yang disambut tepuk tangan riuh mahasiswa.

Sementara dalam aksi ini, ada satu mahasiswa asal Universitas Wijaya Kusuma yang pingsan ditempat. Tidak diketahui identitasnya, karena mahasiswa tersebut langsung dibawa ke dalam mobil ambulance.

Selain itu, aparat yang berjaga juga berhasil menciptakan situasi kondusif dalam aksi ini. Diwarnai dengan hadirnya beberapa polwan, aparat juga memberikan minuman kepada demonstran yang sedang berorasi.

Akhirnya sekitar pukul 14.45 WIB, para mahasiswa membubarkan diri meski ada beberapa dari mereka yang bertahan di tempat. Lalu lintas di Jalan Indrapura kemudian kembali dibuka setelah sempat ditutup sejak pukul 11.30 WIB.

Penulis : Faiq Azmi

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Jun 2020 03:17 WIB

DPRD Jatim Dorong Pemberian Insentif Untuk Sopir Ambulans

Jawa Timur

Sopir ambulans berisiko terpapar Covid-19

29 Jun 2020 19:57 WIB

Temui Legislator, IDI Jatim Minta Perlindungan Untuk Nakes

Kesehatan

Sudah ratusan nakes terpapar Covid-19, 22 meninggal dunia

18 Jun 2020 22:13 WIB

Pemprov Jatim Kembali Terima Predikat Opini WTP

Pemerintahan

Pemprov dorong pembenahan regulasi pencatatan anggaran.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...