Gunung Semeru dilaporkan mengelurkan guguran lava pijar. (unsplash.com)
Gunung Semeru dilaporkan mengelurkan guguran lava pijar. (unsplash.com)

Semeru Keluarkan Guguran Lava Pijar, Status Tetap Waspada

Ngopibareng.id Jawa Timur 28 November 2020 16:35 WIB

Gunung Semeru dilaporkan mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak empat kali, pada Jumat 27 November 2020, malam. Laporan itu disampaikan oleh petugas PPGA Semeru yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang.  

"Guguran lava pijar dari puncak Gunung Semeru terjadi pada Jumat malam," kata Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi Siswoyo, Sabtu 28 November 2020.

Berdasarkan laporan, terjadi guguran lava pijar sebanyak empat kali dengan jarak luncur sejauh 200-300 meter ke arah Besuk Kobokan pada periode pengamatan 27 November 2020 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB.

"Jarak luncur guguran lava pijar tersebut sangat jauh dari permukiman warga, sehingga hanya terlihat sinar api dari kejauhan dan warga tetap tenang karena hal tersebut merupakan aktivitas rutin gunung berapi yang aktif," tuturnya.

Selain itu, pada pengamatan yang sama, Semeru tercatat mengalami gempa letusan sebanyak dua kali dengan amplitudo 10-16 mm berdurasi 50-82 detik, kemudian gempa guguran sebanyak tiga kali dengan amplitudo 2-6 mm selama 57-83 detik.

Tercatat pula hembusan sebanyak tujuh kali dengan amplitudo 3-7 mm selama 42-84 detik, gempa tektonik lokal sebanyak satu kali dengan amplitudo 30 mm, dan gempa tektonik jauh sebanyak tiga kali dengan amplitudo 7-14 mm.

Namun peningkatan aktivitas itu tidak membuat status Gunung Semeru meningkat, dari yang ada saat ini, yaitu status waspada atau level II.

Di status ini, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 kilometer di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif yang merupakan wilayah bukaan kawah aktif Gunung Semeru (Jonggring Seloko) sebagai alur luncuran awan panas.

"Kami imbau masyarakat juga mewaspadai gugurnya kubah lava di Kawah Jonggring Seloko dan mematuhi rekomendasi PVMBG seiring dengan Gunung Semeru statusnya waspada," katanya. (Ant)

Penulis : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Mar 2021 02:54 WIB

Setiap Zaman Ada Orangnya, Setiap Orang Ada Zamannya

Islam Sehari-hari

Ulasan KH Sujadi atas Tafsir Al-Quran Surat Al-Ashr

04 Mar 2021 02:11 WIB

Bersatu dalam Pembantaian Rohingya, Mengkudeta Suu Kyi

Tokoh

Jenderal Min Aung Hlaing, Sosok di Balik Kudeta Militer Myanmar

03 Mar 2021 23:46 WIB

Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ternyata Tetangga Sendiri

Jawa Timur

Pelaku ternyata tetangga korban.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...