Penampilan anak-anak Paud yang tergabung dalam PPT Surabaya dalam acara Semarak Hari Pahlawan di Royal Plaza Surabaya. (Foto: Pita/Ngopibareng.id)

Semarak Hari Pahlawan, Berkreasi Tentang Pahlawan Sekitar

Pendidikan 22 November 2019 15:20 WIB

Menanamkan jiwa saling menghargai, terutama menghargai jasa para pahlawan memang harus dilakukan sedini mungkin. Sebagai bentuk mengenalkan perjuangan pahlawan Indonesia pada anak-anak. Royal Plaza bersama Pos PAUD Terpadu (PPT) Surabaya mengadakan acara bertajuk 'Semarak Hari Pahlawan'.

Acara ini diikuti oleh 3.000 peserta yang terdiri dari 1.500 anak-anak dan 1.500 bunda yang tergabung dalam PPT. Dimana semua peserta ini akan tampil bergantian pada acara yang belangsung dari 20 sampai 24 November 2019 mendatang ini.

Wakil Paguyuban PPT Surabaya, Wihartutik Dwi Rahayu mengatakan, uniknya dari acara ini tidak hanya mengenalkan para pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Tapi juga mengenalkan para pahlawan yang ada di sekitar anak-anak.

"Di sini kami mengenalkannya lewat semangat tarian anak-anak. Setiap sekolah akan menampilkan tarian kreasi mereka sendiri, sesuai tema pahlawan yang digagas," ujar perempuan yang akrab disapa Tutik ini.

Misalnya, Tutik mencontohkan, anak-anak menganggap koki adalah pahlawan. Paud tersebut akan membuat kreasi tari tentang koki lengkap dengan atribut koki saat tampil di atas pentas. Begitu juga dengan tema yang lain, seperti penjaga kereta api, satpam, dan lain sebagainya.

Penampilan bundabunda paud di acara Semarak Hari Pahlawan di Royal Plaza Foto PitaNgopibarengidPenampilan bunda-bunda paud di acara Semarak Hari Pahlawan di Royal Plaza (Foto: Pita/Ngopibareng.id)

"Jadi setiap sekolah akan membuat kreasi tentang orang di sekitarnya yang dianggap pahlawan. Agar mereka juga punya sikap menghargai di masyarakat, dan mengetahui bahwa pahlawan bukan saja pahlawan yang telah gugur," ungkapnya ditemui di Atrium Royal Plaza.

Bukan hanya anak-anak Paud saja yang tampil, kata Tutik, bunda-bunda Paud yang mengajar mereka pun turut tampil di jam yang berbeda.

Ia menambahkan, anak-anak akan tampil pagi hari, sedangkan bundanya akan tampil sore membawakan kreasi tari yang sama. "Hal ini dilakukan sebagai bahan evaluasi, bagaimana para bunda Paud ini mengajar anak-anak didiknya berkegiatan di hari pahlawan juga sambil melakukan penilaian kinerja bunda PAUD," imbuhnya.

Sementara, Yera Amaliyah, SPV promotion Royal Plaza mengungkapkan, acara ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat tentang pahlawan. Termasuk pahlawan yang ada disekitar kita.

"Acara ini juga sebagai wadah bagi adik-adik Paud untuk berkreasi, dan memaknai hari pahlawan dengan suka cita lewat tarian yang mereka lakukan," pungkas Yera.

Penulis : Pita Sari

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Apr 2020 03:03 WIB

Penjual Pasar Keluhkan Penurunan Omzet Akibat Social Distancing

Surabaya

Omzetnya hanya 20 persen dari kondisi normal.

04 Apr 2020 01:58 WIB

Pasar Kapasan Tutup, Setelah Ada yang Terkonfirmasi Covid-19

Surabaya

Pasar Kapasan terpaksa harus ditutup hingga 14 hari ke depan.

03 Apr 2020 19:05 WIB

Pemkot Surabaya Tak Siap, Teleconference dengan DPRD Batal

Pemerintahan

Padahal ada banyak hal yang ingin ditanyakan oleh anggota DPRD Surabaya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.