Semangat Pidato, Prabowo Sampai Gebrak Podium

09 Apr 2019 11:07 Politik

Aksi gebrak podium dilakukan Prabowo Subianto saat berkampanye di Stadion Kridosono Jogjakarta, Senin 8 April 2019. Capres nomor urut 02 ini tampak emosi ketika berorasi membicarakan kondisi bangsa di hadapan masa pendukungnya.

Dalam kampanye ini, Prabowo juga masih menyoroti aparat kepolisian, TNI, pengelolaan negara yang dianggap tidak benar, penguasaan ekonomi oleh segelintir orang hingga kekayaan negara yang dirampas pihak asing.

Dalam video yang banyak beredar di channel YouTube, Prabowo tampak berulang kali menggebrak mimbar tempatnya berpidato dengan keras. Manakala dalam pidatonya ia mulai menyinggung tentang peranan aparat negara khususnya tentara dan polisi.

"Hai, adik-adikku, Kau yang ada di tentara dan kepolisian yang masih aktif, ingat Kau adalah tentara rakyat!" ujar Prabowo dengan suara tinggi.

Prabowo mengungkapkan bahwa tentara dan polisi seharusnya bisa menjadi aparatur negara yang mengabdi semata kepada rakyat.

"Kau adalah polisinya rakyat, seluruh rakyat Indonesia. Kau tidak boleh mengabdi kepada segelintir orang, apalagi sampai kau membela antek-antek asing, apalagi kau bela-bela antek-antek asing," ujar Prabowo sembari menggebrak mimbar pidatonya berulangkali di tengah makin riuhnya teriakan massa.

Politikus senior Partai Amanat Nasional Amien Rais serta tokoh PPP Jogjakarta Syukri Fadholi yang awalnya duduk di belakang Prabowo, sontak maju mendekati dan menenangkan pendiri Partai Gerindra itu.

Amien Rais terlihat membisiki Prabowo. "Mereka kuatir saya ini apa namanya... jadi tadi dibisiki sabar... sabar...," ucap Prabowo.

Setelah itu terlihat suasana yang memancing tawa dan tepuk tangan dari massa saat Amien Rais memijat bahu Prabowo dari belakang. Akhirnya, kedua tokoh itu berjoget sambil tertawa.

Amien Rais memang menjadi salah satu sosok panutan bagi Prabowo. Di awal orasi dalam kampanye tersebut, Prabowo memperkanalkan ayah Hanum Rais itu sebagai mentornya.
"Prof DR H Amien Rais bapak reformasi Indonesia, yang saya anggap mentor dan guru saya, kawan saya dalam perjuangan untuk bangsa dan rakyat Indonesia," kata Prabowo. (yas)

Reporter/Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini