Menteri Pertahanan Irak Khaled al-Obeidi menembakkan senapan di lokasi pelatihan menembak dalam kunjungannya ke pangkalan militer Irak di Kamp Taji, Baghdad, Rabu 25 Februari 2019. (Foto: Reuters/Antara)

Selandia Baru Segera Tarik Pasukannya dari Irak

Internasional 10 June 2019 14:54 WIB

Selandia Baru akan menarik pasukannya dari Irak pada Juni tahun depan, kata Perdana Menteri Jacinda Ardern pada Senin, sehingga mengakhiri misi yang membantu melatih pasukan pertahanan Irak melawan kelompok ISIS.

Selandia Baru, yang memiliki hingga 95 tentara di Irak, mengerahkan pasukannya sejak 2015 dalam misi pelatihan bersama dengan Australia guna mendukung operasi multinasional pimpinan AS terhadap ISIS.

"Selama setahun ke depan Selandia Baru dapat rehat sejenak dan mengakhiri komitmen," kata Ardern saat konferensi pers pengumuman keputusan tersebut.

Hampir 75 tentara akan dipulangkan mulai Juli dan 45 lainnya pada Januari mendatang, sebelum misi tersebut berakhir pada Juni 2020, tambahnya.

Pasukan memberikan pelatihan kepiawaian senjata dasar serta dukungan medis dan logistik kepada Pasukan Keamanan Irak (ISF) di kamp Taji di utara Baghdad.

Sejak 2015 lebih dari 44.000 personel ISF mendapat pelatihan di Taji, menurut pernyataan pemerintah Selandia Baru. (ant)

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Sep 2020 07:09 WIB

Asah 'Sense of Crisis', Alissa: KPU Koordinasi Ahli Epidemiologi

Nasional

Sayangkan keputusan Pemerintah dan DPRD soal Pilkada Serentak

14 Sep 2020 06:57 WIB

Small is Not Beautiful

Dahlan Iskan

Singapore Airline kolaps. CEO-nya pusing dan kirim surat. Bagaimana isinya?

12 Sep 2020 02:30 WIB

Kisah Tukang Pangkas Rambut Perempuan Pertama di Irak

Internasional

Um Zaenab bekerja di salon rambut laki-laki di Irak

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...